NASIONAL, RBTVCamkoha.com - Musim kemarau dan fenomena El Nino yang terjadi di Indonesia mengakibatkan banyak daerah mengalami potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang tinggi.
Sejauh ini, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat jumlah hotspot atau titik panas di Indonesia terus meningkat.
Hal itu terjadi sejak memasuki puncak musim kemarau dan fenomena El Nino.
BACA JUGA:5 Tips Menghemat Air saat Musim Kemarau, Yuk Terapkan di Rumah
Menurut pemantauan yang dilakukan oleh BMKG, perkembangan sebaran hotspot terlihat meningkat drastis dari periode Juni, Juli, hingga pembaruan data pada 9 Agustus 2026.
Bahkan, sampai dengan awal Agustus 2026, akumulasi hotspot secara nasional telah mencapai 9.538 titik.
Dengan demikian, hal ini perhatian serius. Sebab kondisi kemarau meningkatkan kerentanan hutan dan lahan terhadap kebakaran.
Menurut prediksi BMKG, puncak musim kemarau 2026 terjadi pada Agustus di sebagian besar wilayah Indonesia, yaitu mencakup 61,4 persen wilayah.
Sedangkan puncak musim kemarau dialami oleh 12,6 persen wilayah pada Juli, serta 14,3 persen wilayah pada September.
BACA JUGA:Daftar Harga BBM 18 Agustus 2026, Ada Diskon BBM Rp 450 per Liter
Daftar Provinsi Dengan Jumlah Titik Hotspot Terbanyak
Berikut ini adalah daftar lengkap 10 provinsi dengan titik hotspot terbanyak di Indonesia:
- Kalimantan Barat: 4.041 titik hotspot
- Kalimantan Tengah: 1.044 titik hotspot
- Sumatera Selatan: 371 titik hotspot