1. Dokumen belum lengkap
Kesalahan atau kekurangan dokumen dapat membuat proses pengajuan terhambat. Sebelum mengajukan, sebaiknya cek kembali seluruh berkas yang diminta dan pastikan datanya sesuai.
2. Usaha belum berjalan cukup lama
KUR ditujukan untuk pelaku usaha yang sudah menjalankan bisnisnya. Jika usaha masih sangat baru dan belum memenuhi batas waktu yang dipersyaratkan, pengajuan bisa saja belum dapat diproses.
BACA JUGA:Cek Simulasi Tabel Cicilan KUR BRI 2026 Pinjaman Rp 65 Juta
3. Masih memiliki pinjaman bermasalah
Riwayat pembayaran kredit juga dapat menjadi pertimbangan, adanya tunggakan atau pinjaman yang belum diselesaikan bisa memengaruhi penilaian bank terhadap pengajuan KUR.
4. Data pengajuan tidak sesuai
Perbedaan informasi antara dokumen, data usaha, maupun keterangan saat proses verifikasi bisa menimbulkan masalah. Karena itu, sebaiknya memberikan informasi yang sebenarnya dan mudah dibuktikan.
5. Kemampuan membayar dinilai belum memadai
Bank juga akan melihat kondisi usaha dan kemampuan calon debitur dalam mengembalikan pinjaman. Jika penghasilan atau kondisi usaha dianggap belum cukup mendukung, pengajuan dapat ditolak.
Jika KUR BRI ditolak, bukan berarti kesempatan mendapatkan pembiayaan sudah tertutup. Cari tahu terlebih dahulu alasan penolakannya.
Setelah itu, lengkapi dokumen yang kurang, perbaiki riwayat pembayaran jika ada tunggakan, dan pastikan usaha berjalan dengan baik.
KUR sendiri memiliki beberapa jenis, di antaranya ada KUR Mikro, KUR Kecil, dan KUR untuk pekerja migran Indonesia (KUR TKI). Masing-masing memiliki ketentuan berbeda yang harus diketahui dan dipahami.
Hafidzah