Lagi Stres Malah Ingin Belanja? Bisa Jadi Kamu Mengalami Doom Spending

Kamis 10-09-2026,08:25 WIB
Reporter : Putri Husnawati
Editor : Purnama Sakti

Media Sosial dan Promo Ikut Memancing 

Perkembangan teknologi membuat proses belanja semakin mudah. Di sisi lain, kemudahan tersebut juga membuat seseorang lebih sering berhadapan dengan pemicu untuk membeli. 

Konten rekomendasi produk, iklan yang muncul sesuai aktivitas pengguna, video haul, hingga berbagai promo dapat membuat keinginan berbelanja muncul secara tiba-tiba.

Fitur seperti flash sale dan batas waktu promo juga menciptakan kesan bahwa pembelian harus segera dilakukan. Bagi orang yang sedang mengalami tekanan emosional, kondisi tersebut dapat membuat keputusan belanja menjadi semakin impulsif.

Ada Rasa Senang, tapi Hanya Sementara

Salah satu alasan belanja dapat terasa menyenangkan adalah adanya respons sistem penghargaan di otak. Ketika seseorang mendapatkan sesuatu yang diinginkan, muncul perasaan positif yang dapat membuat aktivitas tersebut terasa memuaskan.

Masalahnya, rasa senang itu tidak otomatis menyelesaikan penyebab stres. Ketika masalah kembali muncul, seseorang bisa kembali mencari aktivitas yang sama untuk mendapatkan rasa nyaman. Jika tidak disadari, siklus tersebut dapat membuat pengeluaran terus bertambah.

Cara Menghindari Doom Spending

Mengendalikan kebiasaan ini bukan berarti harus berhenti menikmati aktivitas belanja. Langkah pertama justru dengan mengenali kapan dan mengapa dorongan membeli muncul.

BACA JUGA:Berubah, Begini Gaya Gen Z Memandang Olahraga, Kesahatan dan Gaya Hidup

1. Beri jeda sebelum checkout

Jangan langsung membeli barang yang muncul ketika sedang emosi. Berikan waktu beberapa jam atau sehari. Jika setelah itu barang masih benar-benar dibutuhkan, barulah pertimbangkan untuk membelinya.

2. Cek kondisi keuangan

Pastikan pembelian tidak mengganggu kebutuhan utama. Buat batas pengeluaran agar uang tidak habis untuk transaksi yang sebenarnya tidak direncanakan.

3. Bedakan kebutuhan dan keinginan

Sebelum membeli, tanyakan kepada diri sendiri: Apakah barang ini memang diperlukan atau hanya ingin merasa lebih baik setelah membelinya?

Kategori :