SELUMA, RBTVCamkoha.com – Di tengah cuaca terik di musim kemarau yang rawan memicu Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), armada mobil pemadam kebakaran di Kabupaten Seluma masih sangat terbatas.
Dari total 4 unit mobil pemadam kebakaran (Damkar) yang dimiliki Satpol PP dan Damkar Kabupaten Seluma, ternyata hanya 3 unit yang kondisinya sehat dan siap tempur masuk ke lapangan, karena 1 unit sisanya terpaksa dikandangkan karena mengalami kerusakan.
Plt. Kasatpol PP dan Damkar Kabupaten Seluma, P. Sianturi, tidak menampik kalau kondisi armada saat ini sangat memprihatinkan dan jauh dari kata ideal.
Dengan luas wilayah Kabupaten Seluma yang mempunyai 14 kecamatan, petugas Damkar harus pontang-panting membagi sisa armada yang ada.
BACA JUGA:Lulusan Baru Cari Pengalaman Kerja? Perpusnas Buka 127 Posisi Magang Nasional, Disiapkan Uang Saku
Kalau sampai terjadi kebakaran di dua atau tiga titik yang saling berjauhan dalam waktu bersamaan, jelas petugas bakal kewalahan.
"Kondisi di lapangan saat ini memang sangat berat. Di tengah meningkatnya ancaman kebakaran hutan dan lahan atau Karhutla, kami harus memaksimalkan armada yang ada. Dari total empat unit mobil pemadam yang kita miliki, saat ini hanya tiga unit yang siap dioperasikan untuk melayani masyarakat, sedangkan satu unit lainnya mengalami kerusakan dan tidak bisa jalan," ujar P. Sianturi.
BACA JUGA:Cara Ajukan Sanggah Hasil Seleksi Administrasi Sekolah Kedinasan 2026, Ini Ketentuannya
Menurut P. Sianturi, jika ingin proteksi kebakaran di Seluma berjalan maksimal, Kabupaten Seluma ini minimal harus memiliki 14 unit mobil damkar yang disebar di setiap 14 kecamatan yang ada.
Dengan jumlah armada tersebut, sehingga kalau ada musibah kebakaran di wilayah pelosok, petugas tidak perlu lagi menunggu kiriman mobil damkar dari pusat kabupaten yang jarak tempuhnya memakan waktu lama.
"Jika melihat luas wilayah Kabupaten Seluma, jumlah tiga unit ini jelas sangat minim dan jauh dari kata ideal. Untuk memastikan penanganan kebakaran bisa dilakukan dengan cepat, Kabupaten Seluma sedikitnya harus memiliki empat belas unit mobil damkar. Target kami, armada tersebut nantinya bisa disiagakan di setiap kecamatan yang ada saat ini, sehingga penanganan di wilayah pelosok tidak lagi terlambat," bebernya.
BACA JUGA:Hasil Seleksi Administrasi Sekolah Kedinasan 2026 Diumumkan Hari Ini, Cek di Sini!