10 Hari Digelar, Gebyar Merah Putih Mukomuko Resmi Ditutup

Minggu 20-09-2026,07:16 WIB
Reporter : Dwi Anggi Saputra
Editor : Septi Widiyarti

MUKOMUKO, RBTVCamkoha.com – Setelah 10 hari kegiatan, rangkaian Gebyar Merah Putih Kabupaten Mukomuko resmi ditutup. Penutupan dipusatkan di Lapangan MTQ, Sabtu malam 19 September 2026.

Gebyar yang digelar sejak 10 September lalu memang menyedot animo warga. Selama 10 hari, panitia menyajikan 9 agenda utama yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat, mulai dari pasar murah, pelatihan dan bazar UMKM, pentas seni budaya dan ekraf, layanan cek kesehatan gratis, job fair, lomba-lomba, hingga layanan pajak, pembuatan SIM, perizinan, dan perekaman e-KTP.

Mewakili Bupati Mukomuko, Asisten II Setdakab Mukomuko, Ramdhani, menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Bengkulu yang telah mempercayakan Mukomuko untuk  melaksanakan program tersebut.

BACA JUGA:Warga Tawang Rejo Seluma Temukan Petani Meninggal di Parit Kebun, Motor Masih Terparkir

"Kami menyampaikan terima kasih setinggi-tingginya kepada Bapak Gubernur yang telah mempercayai kami untuk memfasilitasi program Gubernur yang diwujudkan dalam Gebyar Semarak Merah Putih. Dan ke depan program ini bisa dilakukan secara berkala,"kata Ramdhani.

Ia menilai, selama 10 hari pelaksanaan, antusias masyarakat sangat tinggi. Hal itu terlihat dari ramainya pengunjung yang memanfaatkan pasar murah, layanan publik, hingga panggung hiburan.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Bengkulu, Desman Siboro, S.H., yang hadir mewakili Gubernur Bengkulu, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar acara seremonial.

BACA JUGA:Pasca Penemuan Jenazah Bayi Dalam Kantong Plastik, Siswi SMK Diamankan Polisi

Menurutnya, Gebyar Semarak Merah Putih adalah bentuk kehadiran pemerintah di tengah masyarakat.

"Gebyar Semarak Merah Putih bukan sekadar panggung hiburan atau perayaan seremonial, melainkan wujud nyata komitmen Provinsi Bengkulu untuk hadir langsung di tengah-tengah masyarakat," ujar Desman Siboro.

Ia menambahkan, kolaborasi antara Pemprov dan Pemkab lewat kegiatan ini diharapkan bisa terus berlanjut, terutama dalam menggerakkan ekonomi rakyat dan mendekatkan pelayanan.

Dengan ditutupnya agenda ini, Pemkab Mukomuko berharap semangat kebersamaan dan pelayanan yang telah dibangun selama 10 hari bisa terus terjaga dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

 

 Dwi Anggi Saputra

Kategori :