22.021 Warga Mukomuko Terdata Penerima BLTS Bapang, Dinsos Pastikan Tepat Sasaran
Siapa saja yang menjadi penerima bantuan BLTS Bapang di Kabupaten Mukomuko?--
MUKOMUKO, RBTVCamkoha.com – Dinas Sosial Kabupaten Mukomuko melakukan pendataan ulang penerima bantuan sosial di tahun 2026.
Pendataan ini dilakukan agar penyaluran bantuan benar-benar tepat sasaran sesuai tingkat kesejahteraan masyarakat atau desil.
Data terbaru, untuk Bantuan Langsung Tunai Sementara Bantuan Pangan atau BLTS Bapang tahun 2026 tercatat sebanyak 22.021 penerima. Sementara untuk Bantuan Pangan Non Tunai atau BPNT, jumlahnya sekitar 10 ribuan penerima.
Kepala Bidang Pemberdayaan Fakir Miskin Dinas Sosial Mukomuko, Elly Susbenti, menjelaskan pendataan ini merupakan petunjuk dari Kementerian Sosial agar semua penerima bansos dipastikan sesuai dengan desilnya.
BACA JUGA:Ada Tambahan Bantuan Beras 3 Bulan, Bulog Bengkulu Utara Tinggal Tunggu Instruksi
"Untuk data BLTS Bapang tahun 2026 ada 22.021 orang dan BPNT ada sekitar 10 ribuan. Tujuan kita mendata ini memang sesuai petunjuk dari Kementerian, bahwa semua masyarakat yang dapat bansos harus sesuai dengan desilnya," jelas Elly.
Ia merinci, perbedaan desil menjadi dasar utama penentuan kelayakan penerima. Desil 1 adalah kelompok sangat miskin, dengan kondisi rumah yang masih berlantai tanah dan dinding papan.
"Desil 1 itu masyarakat sangat miskin, kriterianya seperti lantai masih tanah, dinding masih papan. Kalau desil 2 itu kondisinya lebih baik, lantainya sudah semen. Ini kelompok miskin yang satu tingkat di atas desil 1 dan jadi prioritas utama penerima program perlindungan sosial," ujarnya.
BACA JUGA:Wamen Haji Pastikan Antrean Haji Sesuai Urutan, Ini Cara yang Dilakukan Kementerian Haji dan Umrah
Sedangkan untuk desil 3 dan desil 4, masuk dalam kategori hampir miskin dan rentan miskin.
"Desil 3 itu hampir miskin, yang berada di ambang batas bawah kemiskinan. Kalau desil 4 itu rentan miskin, yang bisa jatuh miskin kalau ada goncangan ekonomi. Desil 4 ini umumnya jadi batas maksimal untuk program bantuan seperti PKH," tambah Elly.
Ia berharap dengan pemutakhiran data berbasis desil ini, penyaluran bansos di Mukomuko bisa lebih akurat dan tidak tumpang tindih.
BACA JUGA:Lulusan SMA Merapat, Ada Lowongan Kerja di Transjakarta Nih!
"Harapan kami pendataan ini bisa bikin bansos lebih tepat sasaran. Yang benar-benar membutuhkan bisa dapat, yang sudah mampu bisa digantikan. Kami terus lakukan verifikasi agar data di Mukomuko ini valid dan sesuai kondisi di lapangan," tutupnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

