Jadi, jika berminat membeli iPhone bekas, maka pengguna bisa mencoba beberapa fitur di iPhone untuk memastikan sensor tersebut berjalan dengan baik. Misalnya, sensor proximity bisa dicoba dengan fitur panggilan telepon.
Nah, ketika panggilan telepon aktif dan iPhone diletakkan ke telinga, idealnya layar iPhone bakal gelap sebagai pertanda sensor proximity berjalan normal.
5. Tes Seluruh Fitur
Biasanya, iPhone bekas justru terkadang memiliki kelemahan di aspek tertentu. Maka dari itu, jangan ragu melakukan tes seluruh fitur yang ada.
Sebut saja kamera, layar sentuh, speaker, mikrofon, lubang port, hingga kesehatan baterai.
BACA JUGA:Jadwal Timnas Indonesia vs Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026, Main Jam Berapa?
6. Cek Kode Negara
Tak kalah penting, sebelum membeli iPhone bekas, kamu perlu cek kode negara. Hal ini dikarenakan setiap negara memiliki kode tersendiri yang menunjukkan tempat setiap ponsel diproduksi sekaligus dijual.
Jadi, kode negara iPhone juga membantu calon pembeli dalam memahami kompatibilitas layanan. Termasuk jaringan, garansi, hingga fitur spesifik yang biasanya setiap negara punya kebijakan masing-masing.
Adapun kode iPhone resmi di Indonesia terdiri dari empat kombinasi huruf yang meliputi PA/A, ID/A, SA/A, dan FE/A.
BACA JUGA:Daftar Harga iPhone 12 Bekas September 2026, Apakah Masih Worth It?
Septi Widiyarti