BACA JUGA:Selamat, Ada 23 Tanda Ini Berarti Jodoh Sudah Bertemu, Nomor 16 Semua Pasti Mengalami
Bahkan di Jepang, banyak perusahaan merekrut karyawan mereka menggunakan teori soal golongan darah ini. Lantas, benarkah golongan darah bisa menentukan kepribadian?
Dilansir dari Psych Central, tidak ada bukti ilmiah yang menjelaskan hubungan golongan darah dengan kepribadian seseorang.
Bahkan, studi yang dilakukan pada 2021 menyimpulkan bahwa golongan darah dan kepribadian tidak menunjukkan korelasi yang signifikan.
Meskipun sebagian besar penelitian telah menunjukkan bahwa golongan darah tidak memengaruhi kepribadian. beberapa ahli masih percaya adanya kemungkinan korelasi di antara keduanya.
Sebelumnya, pada 2015, penelitian menunjukkan bahwa golongan darah memiliki kemungkinan genetik yang lebih besar untuk memproduksi bahan kimia dalam tubuh sehingga memengaruhi impulsivitas dan pencarian sensasi.
Melalui temuan ini, para peneliti mengungkapkan adanya potensi bahwa golongan darah terkait dengan kepribadian.
Namun, lagi-lagi, studi ini tidak menandakan bahwa golongan darah secara signifikan membawa pengaruh pada perkembangan kepribadian.
Meskipun belum ada penjelasan ilmiah, keyakinan soal golongan darah yang dapat menentukan kepribadian seseorang ini bukan datang secara asal-asalan.
Teori kepribadian golongan darah adalah konsep Jepang yang secara resmi dikenal sebagai ketsueki-gata.
Konsep ini menunjukkan bahwa ciri-ciri kepribadian dapat dikaitkan dengan salah satu dari empat golongan darah dalam Sistem Pengelompokan Darah ABO.
BACA JUGA:8 Azab di Dunia dan Akhirat Jika Melalaikan Bayar Utang, Dijelaskan Alquran dan Hadist
Menurut teori, perbedaan permukaan sel darah pada setiap golongan darah dapat menciptakan respons biologis berbeda yang membentuk kepribadian.
Dilansir dari Healthline, pada akhir 1920-an, seorang psikolog penelitian bernama Tokeji Furukawa menerbitkan makalah berjudul "A Study of Temperament and Blood-Groups."
Dalam studi itu, Furukawa melakukan survei dan menghubungkannya dengan kategori tipe kepribadian yang pertama kali ditetapkan oleh dokter Yunani kuno Hippocrates, yakni: