Jangan lupa perhatikan sensor air atau mesin otomatisnya. Jangan sampai rusak atau tersenggol. Biasanya di dalam toren terdapat pelampung pengatur volume air.
- Membuang Air Di Dalam Toren
Melalui saluran pembuangan, buanglah air yang berada di dalam toren. Cara ini juga berguna untuk membuang kotoran yang ada di dalam toren air.
Saluran pembuangan toren ini berada di bagian bawah toren, sehingga air di dalam toren dapat dibuang seluruhnya.
- Masuk Ke Dalam Toren
Selanjutnya, Anda juga bisa masuk ke dalam bagian toren untuk proses pembersihan torennya. Jangan lupa siapkan alat-alat kebersihan, seperti spons, sikat, gayung, dan alat lain yang dibutuhkan. Masukkan dahulu alat kebersihan yang dibutuhkan sebelum Anda memasuki torennya.
BACA JUGA:Suka Minum Teh Tawar? Ini Lho Manfaatnya, Salah Satu Cegah Penuaan Dini
- Memulai Proses Menggosok Area Toren
Bersihkan toren dengan melakukan proses menggosok dan menyikat. Gosok seluruh bagian dinding toren yang mulai berlumut hingga benar-benar bersih.
Maksimalkan alat kebersihan yang dimiliki. Setelah benar-benar dirasa bersih, Tarik pelampung mesin otomatis air untuk mengambil air. Gunakan air secukupnya untuk membilas toren.
- Membuang Air Bilasan
Proses menggosok yang sudah selesai dapat dilanjutkan dengan membuang air melalui saluran pembuangan toren yang berada di paling bawah.
Saat air sisa bilasan sudah habis dan toren dirasa bersih, maka Anda bisa menyalakan air bersih Kembali untuk membuang kotoran yang masih tersisa.
- Mengisi Toren Dengan Air
Setelah air terkuras habis dan toren dirasa benar-benar bersih, saatnya mengisi Kembali toren dengan air, lalu kembalikan sensor pompa air ke posisi awal dan tutup saluran pembuangan air.
Membersihkan toren sendiri memang terkesan sulit, terlebih toren biasanya diletakkan di tempat yang tinggi dan sulit untuk dijangkau.