Seberapa Sering Harus Ganti Oli Motor? Begini Dampak jika Telat Ganti

Rabu 25-10-2023,09:59 WIB
Reporter : Tim Liputan

5. Konsumsi Oli yang Tinggi

Jika terus-menerus harus menambahkan lebih banyak oli daripada biasanya dalam waktu yang singkat, hal ini bisa menjadi tanda bahwa oli kehilangan kemampuannya untuk menjaga pelumasan yang baik.

Lantas, apa dampaknya jika tidak ganti oli motor?

Berikut adalah beberapa dampak yang dapat terjadi ketika telat ganti oli motor.

BACA JUGA:Selalu Dibanjiri Rezeki, 3 Weton ini Digariskan Jadi Kaya Raya

1. Peningkatan Gesekan Berlebihan

Oli motor memiliki peranan penting bagi kendaraan. Apabila oli sudah kotor dan terdegradasi, pelumasan yang efektif tidak dapat terjadi. 

Hal ini menandakan mesin akan mengalami gesekan berlebihan, yang dapat menyebabkan keausan yang lebih cepat pada komponen mesin seperti piston, camshaft, dan bearing.

2. Penyumbatan

Seiring berjalannya waktu, oli akan mengumpulkan kotoran, endapan, dan partikel-partikel kecil. Jika oli tidak diganti secara berkala, kotoran ini dapat mengendap di berbagai bagian mesin. 

Tentunya, hal ini akan menyebabkan penyumbatan jalur pelumasan yang kritis. Pada akhirnya mengganggu peredaran oli dan bisa menyebabkan kerusakan serius pada mesin motor.

BACA JUGA:6 Karakter Orang yang Bakal Lancar Menuju Gerbang Kesuksesan Menurut Primbon Jaya, Ini Dia

3. Kerusakan Lebih Parah dan Biaya Perbaikan Tinggi

Jelas saja, apabila kamu tidak mengganti oli motor maka akan berdampak lebih serius dan tentunya akan mengeluarkan biaya lebih besar lagi.

Perbaikan mesin yang rusak akibat masalah oli bisa sangat mahal, terutama jika harus mengganti komponen yang rusak.

BACA JUGA:Pelayanan Listrik Lancar, tapi Ini Bahaya Rumah Berada Dekat dengan SUTET

Kategori :