Konon dalam sabda raja Sultan Hamengkubuwono X, dia akan menyempurnakan keris Kanjeng Joko Piturun yang merupakan pengubahan perjanjian Kerajaan Mataram.
6. Keris Taming Sari
Awalnya dimiliki oleh Taming sari. Hang Tuah mengambil keris ini karena telah berhasil mengalahkan Taming Sari dalam pertempuran.
Konon, Hang Tuah difitnah dan mendapatkan hukuman mati. Namun, hukuman mati tidak pernah dikeluarkan karena Hang Tuah dikirim ke tempat tersembunyi.
BACA JUGA:Khawatir Ada Harta Hasil Riba, Begini Cara Membersihkannya Menurut Ulama
Mendengar Hang Tuah akan mati, sahabat karibnya, yakni Hang Jebat murka dan ingin membalas dendam.
Dengan memegang keris Taming Sari yang diberikan oleh Hang Tuah, Hang Jebat membuat kacau balau kerajaan. Untuk mengatasinya, raja kembali memanggil Hang Tuah untuk menghentikan tindakan Hang Jebat.
Setelah tujuh hari bertarung, Keris Taming Sari kembali direbut dari tangan Hang Jebat, sekaligus membunuhnya.
7. Keris Kiai Carubuk
Merupakan peninggalan dari Kerajaan Majapahit. Konon, keris ini mampu menandingi kesaktian keris Kiai Setan Kober.
Sunan Kalijaga mewarisi keris ini dan digunakan dalam berbagai pertempuran. Carubuk memiliki arti ‘bagaikan bumi’.
Keris Kiai Carubuk memiliki makna agar manusia bisa menerima segala situasi, baik suka maupun tidak suka dengan lapang dada.
BACA JUGA:Ada Anggapan Bakal Sial jika Kejatuhan Cicak, Seperti Ini Pandangan Ulama
Konon dikatakan, dapat membuat lawan tergesa-gesa dan ceroboh dalam bertarung.
Demikian beberapa keris sakti dari Pulau Jawa. Semoga bermanfaat.