7 Jenis Oli yang Wajib Diketahui Pemilik Mobil, Fungsinya Berbeda-beda

Jumat 17-11-2023,02:50 WIB
Reporter : Tim Liputan
Editor : Agus Faizar

Oli rem adalah jenis oli yang digunakan dalam sistem pengereman pada kendaraan. Sistem pengereman hidrolik memanfaatkan tekanan oli rem untuk menggerakkan komponen pengereman yaitu kaliper dan silinder roda, sehingga kendaraan dapat berhenti dengan aman dan efektif.

Oli rem yang baik harus memiliki titik didih yang tinggi dan kemampuan tahan terhadap oksidasi yang baik, karena suhu tinggi dan tekanan dalam sistem pengereman dapat menyebabkan oli rem terdegradasi dan kinerja pengereman menjadi menurun.

Selain itu, oli rem yang baik juga memiliki kemampuan untuk menghilangkan kelembaban dalam sistem, karena kelembaban dapat mengurangi efisiensi pengereman dan mempercepat korosi pada komponen sistem. Penting untuk menggunakan jenis oli rem yang direkomendasikan oleh produsen kendaraan Anda dan menggantinya sesuai dengan jadwal yang ditentukan.

BACA JUGA:5 Alasan Mengapa Orang Salah Memilih Oli Mobil, Waspada Beli Oli Palsu

4. Oli Transfer

Oli transfer adalah jenis oli yang digunakan pada sistem transfer pada kendaraan 4WD. Sistem transfer bertanggung jawab untuk menghubungkan antara poros belakang dan poros depan pada kendaraan 4WD, sehingga tenaga dari mesin dapat didistribusikan ke keempat roda penggerak.

Oli transfer berperan penting dalam melumasi dan melindungi komponen dalam sistem transfer seperti gigi dan bantalan yang beroperasi dalam kondisi yang berat saat kendaraan digunakan di medan off-road atau medan yang sulit.

Oli transfer harus memiliki sifat yang tahan terhadap tekanan dan beban berat, serta mampu melumasi dengan baik pada suhu yang tinggi. Selain itu, oli transfer juga harus memiliki kemampuan untuk menyerap dan menghilangkan panas yang dihasilkan oleh komponen dalam sistem transfer, sehingga mencegah terjadinya overheating dan kerusakan yang disebabkan oleh panas berlebih.

BACA JUGA:Cara Memilih Oli Mesin Terbaik, Wajib Sesuaikan Dengan Karakter Mobil Anda

5. Oli Sintetis

Oli sintetis adalah jenis oli yang dibuat melalui proses kimia sintetis. Oli ini memiliki struktur molekul yang dirancang khusus untuk memberikan performa yang lebih baik dan perlindungan yang lebih baik dibandingkan dengan oli mineral.

Oli sintetis memiliki stabilitas termal yang tinggi, sehingga mampu bertahan dalam suhu yang ekstrem tanpa terdegradasi. Oli ini juga memiliki kemampuan pembersihan yang lebih baik, menghilangkan endapan dan kotoran yang terbentuk selama operasi kendaraan.

Selain itu, oli sintetis memiliki viskositas yang lebih stabil dalam berbagai suhu, sehingga memberikan perlindungan yang baik pada mesin saat start-up dingin dan saat operasi pada suhu tinggi. Oli sintetis juga cenderung memiliki performa yang lebih baik dalam mengurangi gesekan dan keausan pada komponen mesin, serta mengurangi konsumsi bahan bakar. Namun, oli sintetis umumnya lebih mahal dibandingkan dengan oli mineral.

BACA JUGA:5 Tanda Kamu Pernah Alami Trauma Masa Kecil, Kenali Ciri-ciri Berikut Ini

6. Oli Power Steering

Oli power steering adalah jenis oli yang digunakan dalam sistem power steering pada kendaraan. Sistem power steering bertugas membantu pengemudi dalam menggerakkan roda kemudi dengan lebih mudah, mengurangi beban saat bermanuver. Jenis oli mobil ini berperan penting dalam melumasi dan mendinginkan komponen dalam sistem power steering, seperti pompa power steering, katup, dan silinder power steering.

Kategori :