Bahasa Rejang, Enggano dan Melayu Bengkulu Masuk Mata Pelajaran Sekolah

Jumat 17-03-2023,04:58 WIB
Reporter : Tim Liputan
Editor : Purnama sakti

BENGKULU, RBTVCAMKOHA.COM – Tiga bahasa daerah di Provinsi Bengkulu direvitalisasi. Ke 3 bahasa daerah tersebut nantinya akan masuk sebagai salah satu mata pelajaran di sekolah.

Hal ini dilakukan karena adanya fenomena pergeseran bahasa dan krisis jumlah penutur.

BACA JUGA:DAK Pendidikan Dasar Menurun Drastis, Ini Penyebabnya

Sekprov Bengkulu, Drs. H. Hamka Sabri, M.Si mengatakan, Pemprov Bengkulu sangat mendukung pelaksanaan revitalisasi tersebut.

Pihaknya akan mengupayakan agar bahasa daerah tersebut masuk ke dalam kurikulum daerah. Sehingga bisa diajarkan di sekolah-sekolah se Provinsi Bengkulu.

BACA JUGA:Rp 8,1 M Untuk Rehab SD dan SMP di Bengkulu Tengah. Sekolah Penerima Belum Ditentukan

“Bengkulu ini kaya akan bahasa sebenarnya. Namun ini perlu dilakukan revitalisasi, karena bahasa daerah ini mulai sedikit agak tergerus, kurang diminati masyarakat. Karena masyarakat daerah berkecendrungan memakai bahasa-bahasa asing,” ujar Hamka usai menghadiri dan membuka Rapat Koordinasi Revitalisasi Bahasa Daerah (RDB) di salah satu hotel di Bengkulu, 14 Maret 2023, dikutip dari rakyatbengkulu.com.

BACA JUGA:Program Hebat, Seluruh Murid Baru SD/MI dan SMP/MTs Diberi Seragam Sekolah Gratis

Tiga Bahasa Daerah Bengkulu yang Direvitalisasi

1. Bahasa Enggano

2. Bahasa Rejang

3. Bahasa Melayu Bengkulu dialek Serawai-Pasemah, dialek Nasal I, Nasal II, Kaur, Lembak I, Lembak II, Pekal, Mukomuko dan Kota Bengkulu.

BACA JUGA:Tidak Ada Kata Terlambat, 229 Warga Seluma Sekolah Lagi

Untuk itu, kedepan ia berharap, dengan menguasai bahasa daerah dapat memberikan khasanah budaya dan kekayaan bagi Bengkulu dan Indonesia.

Hal tersebut juga merupakan peluang untuk berkomunikasi antar daerah dengan menggunakan bahasa daerah.  

Kategori :