Setelah dimasak, ketupat dibuka dari pembungkus daunnya dan dipotong-potong menjadi bagian-bagian kecil.
Ketupat biasanya disajikan dalam keadaan dingin atau suhu ruangan. Ketika disantap, ketupat dapat dinikmati bersama dengan berbagai jenis lauk-pauk khas Lebaran, seperti opor ayam, rendang, sambal goreng, serta hidangan lainnya sesuai dengan tradisi dan selera masing-masing keluarga.
Penyajian ketupat saat Lebaran tidak hanya menjadi momen untuk menikmati hidangan lezat, tetapi juga menjadi bagian dari ritual kebersamaan dan saling berkumpul bersama keluarga dan kerabat terdekat.
BACA JUGA:Dijamin Tahan Lama! Begini Cara Simpan Ketupat Agar Tidak Cepat Basi
Tradisi menyantap ketupat bersama-sama menambah kehangatan suasana perayaan dan mempererat ikatan antaranggota keluarga serta komunitas.
Dengan demikian, ketupat tidak hanya menjadi hidangan lezat yang dinantikan setiap tahun saat Lebaran, tetapi juga membawa makna mendalam sebagai simbol pengakuan kesalahan, saling memaafkan, dan melupakan dosa.
Prosesi pembuatannya serta penyajiannya menjadi bagian tak terpisahkan dari tradisi dan ritual kebersamaan dalam perayaan Idul Fitri.
Semoga makna dan kehangatan dari tradisi ketupat selalu menghiasi setiap momen perayaan Lebaran, mengingatkan kita akan pentingnya harmoni, maaf-memaafkan, serta kebersamaan dalam menjalani kehidupan.
Sheila Silvina