Selain Helm, Ini 4 Riding Gear yang Wajib Dipakai saat Berkendara Motor

Jumat 27-09-2024,08:45 WIB
Reporter : Septi Widiyarti
Editor : Agus Faizar

BACA JUGA:Kapan Seleksi PPPK 2024 Dibuka? Ini 2 Kategori Honorer Tenaga Kesehatan yang Bisa Daftar Seleksi

4. Celana panjang

Lalu, celana panjang bukan hanya sekadar gaya, melainkan untuk melindungi kaki dari gesekan atau benturan

5. Sepatu

Kenapa tidak disarankan menggunakan sandal, karena sepatu memiliki fungsi untuk melindungi mata kaki dan telapak kaki

BACA JUGA:Kapan Seleksi PPPK 2024 Dibuka? Ini 2 Kategori Honorer Tenaga Kesehatan yang Bisa Daftar Seleksi

Penyebab Utama Mesin Motor Cepat Panas dan Berbau Sangit

Untuk informasi tambahan, berikut ini adalah beberapa penyebab utama mengapa mesin motor bisa cepat panas dan menimbulkan bau sangit:

1. Kebocoran Oli Mesin

Kebocoran oli mesin merupakan salah satu penyebab utama mesin motor cepat panas dan bau sangit.
Ketika oli bocor, oli akan menetes ke bagian luar mesin yang panas dan terbakar, menghasilkan bau sangit yang khas. Ada beberapa penyebab kebocoran oli, yaitu:

- Seal Oli Mesin Rusak

Seal oli mesin adalah komponen yang berfungsi untuk menahan oli di dalam mesin. Jika seal oli ini mengalami kerusakan, biasanya akibat jumlah oli yang berlebihan, oli dapat bocor keluar.

Kerusakan pada seal oli dapat disebabkan oleh penggunaan oli dalam jumlah yang tidak sesuai atau pemasangan seal yang tidak tepat.

BACA JUGA:Kapan Seleksi PPPK 2024 Dibuka? Ini 2 Kategori Honorer Tenaga Kesehatan yang Bisa Daftar Seleksi

- Pemasangan Seal Oli yang Salah

Seal oli yang dipasang dengan cara yang salah atau tidak sesuai dengan dudukan dapat menyebabkan kebocoran. Pemasangan yang tidak rata atau adanya celah membuat oli dapat merembes keluar.

- Masa Pakai Seal Oli

Seal oli memiliki masa pakai tertentu. Ketika seal sudah tua atau tidak bisa menutup dengan rapat, oli akan bocor. Memeriksa kondisi seal oli adalah langkah pertama yang harus dilakukan ketika mencium bau sangit dari mesin.

Periksa seal oli secara berkala, baik pada motor matic maupun motor dengan sistem karburator, untuk mencegah kebocoran.

Kategori :