Jika seseorang secara konsisten melewatkan tenggat waktu pembayaran atau berjanji untuk membayar tetapi selalu mengulur waktu, ini bisa jadi tanda bahwa mereka sedang menghadapi kesulitan finansial.
BACA JUGA:Arti 13 Istilah Gaul dari Gen Z Kerap Jadi Bahasa Sehari-hari
Dikutip dari laman resmi gramedia.com menunda pembayaran sering kali menjadi kebiasaan yang sulit diubah, terutama jika diiringi dengan berbagai alasan yang tampak masuk akal.
2. Tidak Memiliki Rencana Keuangan
Orang yang kesulitan membayar hutang biasanya tidak memiliki rencana keuangan yang jelas. Mereka mungkin tidak memiliki anggaran bulanan atau tidak melacak pengeluaran dan pendapatan mereka.
Tanpa rencana yang baik, sangat sulit untuk mengelola keuangan pribadi, yang dapat berujung pada penumpukan utang. Rencana keuangan yang baik adalah kunci untuk memastikan bahwa semua kewajiban finansial dapat dipenuhi tepat waktu.
BACA JUGA:Kebakaran Gedung Tagana Dinsos Provinsi Bengkulu, 4 Unit Mobil dan Mushola Hangus
3. Gaya Hidup Konsumtif
Ciri lain dari orang yang susah membayar utang adalah gaya hidup konsumtif. Mereka sering kali mengabaikan kenyataan finansial mereka dan terus menghabiskan lebih dari apa yang mereka hasilkan.
Misalnya, seseorang mungkin terus membeli barang-barang mewah atau menikmati liburan, meskipun mereka memiliki utang yang belum dilunasi.
Ketidakmampuan untuk mengontrol pengeluaran ini menjadi salah satu faktor utama yang menyebabkan kesulitan dalam membayar utang.
BACA JUGA:BRI Peduli Ini Sekolahku, Ada 5 Program Utama BRI untuk Pendidikan di Indonesia
4. Mengandalkan Pinjaman Baru
Alih-alih mencoba untuk melunasi utang yang sudah ada, orang yang mengalami kesulitan membayar utang sering kali bergantung pada pinjaman baru untuk menutupi kewajiban yang ada.
Ini menciptakan lingkaran setan di mana utang baru hanya menambah beban keuangan mereka, dan mereka semakin terjebak dalam masalah finansial.
Ketika seseorang mulai mengandalkan pinjaman baru sebagai solusi untuk utang yang ada, ini adalah sinyal kuat bahwa mereka memerlukan bantuan profesional untuk mengelola keuangan mereka.