Waspada! Ini Zona Megathrust di Indonesia, Berpotensi Timbulkan Bencana Besar

Senin 25-11-2024,09:15 WIB
Reporter : Tianzi Agustin
Editor : Septi Widiyarti

BACA JUGA:Mudah, Begini Cara Cek Kampas Kopling Mobil, Bisa dilakukan Sendiri di Rumah

6. Megathrust Bali dan NTB  

Selain itu, zona megathrust yang ada di sekitar Bali dan Nusa Tenggara Barat (NTB) berpotensi mengeluarkan gempa dengan magnitudo hingga 9,0.

Pergeseran lempeng di wilayah ini dapat menyebabkan gempa yang sangat besar, yang bisa disertai dengan tsunami yang merusak daerah pesisir.

7. Megathrust NTT dan Laut Banda  

Bagian timur Indonesia, termasuk Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Laut Banda, juga memiliki potensi megathrust dengan gempa besar yang berpotensi terjadi dengan magnitudo hingga 8,7, seperti pada megathrust Laut Banda Utara dan Laut Banda Selatan.

Gempa di zona ini dapat berdampak luas, bahkan mencapai pesisir timur Indonesia dan negara-negara tetangga.

BACA JUGA:Jangan Bingung, Ini 5 Rekomendasi Kamera Mirrorless Terbaik Harga Rp 1 Jutaan

Siklus Gempa dan Ketidakpastian Prediksi

Meskipun para ilmuwan telah memetakan wilayah-wilayah rawan gempa dan tsunami, hingga saat ini prediksi waktu terjadinya gempa besar di zona megathrust masih sangat sulit dilakukan.

Pakar geologi dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Heri Andreas menjelaskan bahwa gempa memiliki siklus tertentu yang berlangsung ratusan tahun.

Misalnya, di zona megathrust Sumatera dan Jawa, ada periode perulangan gempa yang terjadi setiap 200 hingga 250 tahun sekali.

"Setelah perulangan 200-an tahun, tidak tepat 200 tahun, 225 atau 230 tahun, itu bisa terjadi kembali, karena gempa itu bersiklus," tuturnya.

Namun, waktunya tidak bisa dipastikan dengan tepat. Sehingga, meskipun kita mengetahui potensi terjadinya gempa, kita tetap tidak bisa memprediksi kapan tepatnya peristiwa tersebut akan terjadi.

BACA JUGA:Aplikasi BRImo, Nikmati Semua Kemudahan Transaksi dan Layanan Perbankan

Penanggulangan dan Mitigasi Bencana

Penting bagi Indonesia untuk terus meningkatkan upaya mitigasi bencana guna mengurangi dampak dari gempa dan tsunami. Pemerintah dan BMKG telah meningkatkan sistem peringatan dini tsunami, serta memperkuat infrastruktur dan sistem pendidikan untuk masyarakat dalam menghadapi bencana alam.

Masyarakat juga diajak untuk selalu waspada dan memahami tanda-tanda gempa serta langkah-langkah evakuasi yang harus diambil.

Kesadaran tentang bahaya zona megathrust ini harus terus ditingkatkan. Diperlukan kerjasama antara pemerintah, ilmuwan, dan masyarakat untuk menghadapi potensi bencana yang bisa terjadi kapan saja.

Kategori :