Cara Tradisional Mencari Sumber Mata Air Tanah, Yuk Dicoba

Minggu 01-12-2024,13:41 WIB
Reporter : Putri Nurhidayati
Editor : Septi Widiyarti

Seperti dilansir dari laman Detik.com, menurut Hasan seorang tukang sumur bor di kawasan Bogor, sumur bor lebih banyak keuntungannya dibanding sumur gali.

"Lebih baik bikin sumur bor apalagi kalau musim kemarau karena debit lebih kencang dan air lebih bersih," kata Hasan.

Lalu, apa saja perbedaan antara sumur bor dan sumur gali?

BACA JUGA:Ada 9 Desa Terima Anggaran Rp 2 Miliar, Ini Rincian Dana Desa di Kabupaten Jember Tahun 2025

Perbedaan Sumur Bor dan Sumur Gali

1. Dimensi Lubang

Sumur bor dibuat menggunakan mesin bor membuat proses pembuatan lebih mudah menentukan kedalaman tanah yang sampai menemukan sumber air.

Sementara sumur gali yang mengandalkan tenaga manual memiliki keterbatasan, sehingga sumur tidak bisa terlalu dalam.

2. Debit Air

Sumur gali dibuat membentuk diameter sumur yang besar, sehingga membuat debit air semakin besar agar bisa memenuhi kebutuhan. Sedangkan debit air dari sumur bor mengandalkan pompa untuk menyalurkan air.

BACA JUGA:Ada yang Naik, Ini Daftar Harga BBM Pertamina Per 1 Desember 2024

3. Waktu Pengerjaan

Memang biaya pembuatan sumur gali terhitung lebih murah karena dapat dilakukan secara manual dengan menggali sendiri.

Akan tetapi, pengerjaan dengan kedalaman dua puluh meter dapat membutuhkan berhari-hari untuk menyelesaikannya.

Di sisi lain, penggalian sumur bor relatif lebih cepat karena menggunakan mesin bor. Kedalamannya pun tidak masalah selama menemukan sumber air bersih yang dibutuhkan.

Itulah mengenai beberapa cara tradisonal yang banyak digunakan oleh orang zaman dahulu untuk mencari sumber mata air sebelum membuat sumur galian.

Putri Nurhidayati

Kategori :