Penerangan sudah full LED, panel instrumennya semi-digital, ditambah dengan soket charger ponsel, kompartemen tambahan di depan, dan gantungan serbaguna.
BACA JUGA:Banyak yang Keliru, Ini Perbedaan Faskes Kelas 1, 2 dan 3 BPJS Kesehatan
Yang paling menarik tentu hadirnya fitur Idling Stop System (ISS), ini merupakan salah satu fitur pintar yang otomatis dapat mematikan mesin saat berhenti, lalu menyala lagi ketika gas diputar, tentunya ini akan lebih hemat uang bensin.
Kemudian, yang perlu diketahui sebelum membeli, jangan tertipu dengan tampilannya yang imut. Di balik bodi kecilnya, Honda Dunk ditenagai mesin 49cc eSP (enhanced Smart Power) berpendingin cairan dan injeksi PGM-FI.
BACA JUGA:Jadwal Pendaftaran Bansos 2025 Lengkap Syarat dan Cara Daftarnya, Banyak yang Menanti
Tenaganya memang tidak besar, hanya sekitar 4,5 dk, tapi cukup untuk kebutuhan harian di perkotaan dengan kecepatan maksimum 65 km/jam.
Dan untuk nilai jual utamanya, konsumsi bahan bakarnya mencapai 75,3 km/liter. Artinya, kamu bisa keliling kota tanpa sering-sering mampir ke pom bensin.
BACA JUGA:Sedang Ramai Soal Usulan Penghapusan SKCK, Menteri HAM Bilang Begini
Jadi, akan sangat cocok untuk pelajar, pekerja muda, atau siapa pun yang lebih suka hemat dan praktis.
Honda Dunk dibanderol dengan harga 229.900 yen atau sekitar Rp 26 jutaan.
Dengan segala keunikan dan kepraktisan yang ditawarkan, harga ini terasa cukup sepadan untuk sebuah motor yang dirancang jadi teman setia harian, bukan sekadar kendaraan. Tertarik? Sama! Ayo kita beli!
BACA JUGA:Ngeri! Ribuan Tenaga Kerja Jadi Korban PHK 2025, Terbanyak di Provinsi Ini
Putri Nurhidayati