BACA JUGA:Lelang Proyek Pembangunan Puskesmas Kampung Bali, Target Akhir 2025 Bisa Mulai Beroperasi
4. Tuang Air dan Rebus dengan Api Besar
Setelah bumbu dan nanas masuk, tambahkan air secukupnya (sekitar 1,5 hingga 2 liter). Nyalakan kompor dengan api besar, lalu tutup panci.
Rebus hingga air mendidih. Nah car ini bertujuan untuk mengunci rasa dan meluruhkan bau tidak sedap dari daging kambing.
BACA JUGA:22 Paket Proyek Pembangunan Infrastruktur di Provinsi Bengkulu Mulai Lelang, Total Anggaran Rp600 M
5. Kecilkan Api dan Masak Hingga Empuk
Setelah air mendidih, kecilkan api dan biarkan daging terus dimasak dengan api kecil selama kurang lebih 45–60 menit.
Gunakan tutup panci agar uap tetap terjaga, yang membantu proses pelunakan berjalan maksimal. Sesekali aduk agar bumbu merata dan daging tidak menempel di dasar panci.
6. Matikan Api dan Tiriskan Daging
Setelah air mulai menyusut dan daging terasa empuk, matikan api.
Diamkan sejenak hingga suhu turun. Angkat daging kambing, pisahkan dari potongan nanas dan rempah-rempah.
Cuci bersih kembali daging dengan air matang agar aroma dan sisa getah nanas benar-benar hilang.
BACA JUGA:Jadwal Penyerahan SK PPPK 2024 Tahap 1, BKPSDM Bengkulu Utara: Pertek Tuntas 100 Persen
Kini, daging kambing sudah empuk, bersih, dan siap diolah menjadi berbagai hidangan lezat seperti sop kambing, gulai, tengkleng, atau sate.
Cara ini efektif untuk mengolah daging kurban Idul Adha agar tidak bau dan mudah dimasak.