"Sementara, mandat dari Inpres penyelesaian alur ini sampai 31 Agustus mendatang. Jadi kalau melihat rentan yang cukup terbatas ini, saya cukup menyarankan supaya Pelindo (mengerahkan) sebanyak-banyaknya alat berat," ujar Syaiful Huda.
Seperti diketahui, saat ini PT Pelindo Bengkulu dalam proses pengerukan alur dibantu dengan kapal CSD Chosta Fortuna 3 yang sempat terhambat lantaran pasir yang sudah dikeruk longsor kembali.
Kendala itu kemudian diatasi dengan menerjunkan 4 unit loader, yang difungsikan untuk mendukung pengerukan alur agar tumpukan pasir hasil pengerukan tidak mudah longsor.
Putri Nurhidayati