Ciri-cirinya, pulsator tidak berputar kuat saat mesin cuci beroperasi. Kamu tak perlu buru-buru membeli fanbelt barucoba cek dulu apakah bisa disetel ulang.
Jika memang masih layak, penyetelan fanbelt saja sudah cukup untuk mengembalikan performa mesin.
Untuk melakukan penyetelan, longgarkan tiga baut yang mengikat bagian dinamo. Gunakan kunci ukuran delapan untuk membuka baut-baut tersebut.
Setelah baut dilonggarkan, kamu bisa mendorong posisi dinamo hingga fanbelt terasa lebih kencang. Dorong dinamo hingga maksimal, lalu kencangkan kembali semua baut yang tadi kamu lepas.
Dengan begitu, tegangan fanbelt akan kembali optimal, dan putaran mesin cuci pun akan normal kembali.
BACA JUGA:LPS Buka Lowongan Kerja PCP Angkatan V Tahun 2025, Kesempatan Emas Bagi Lulusan Muda Berprestasi
Setelah penyetelan selesai, pasang kembali fanbelt ke bagian pulley dinamo, lalu sambungkan ke bagian gearbox.
Pastikan semua terpasang dengan benar dan kencang. Tes kembali dengan menekan pulsator secara manual jika tanganmu sudah tidak kuat menekannya, itu pertanda bahwa mesin cuci sudah kembali normal dan siap digunakan seperti semula.
BACA JUGA:Bawa Nama Kota Bengkulu, Ny. Dian Fitriani Wahyudi Menari Elok di Kalimantan Timur
Perlu diketahui, penyebab mesin cuci putaran lemah bisa juga karena fanbelt terkikis, gear box aus, atau motor dinamo yang mulai melemah.
Namun dalam banyak kasus, penyetelan ulang posisi dinamo dan fanbelt saja sudah cukup untuk mengatasi masalah.
Dengan mengikuti langkah-langkah sederhana di atas, kamu bisa menghemat biaya servis dan tidak perlu buru-buru mengganti unit mesin.
BACA JUGA:Lindungi Nelayan, 1.511 Nelayan di Mukomuko Terdaftar Program BPJS Ketenagakerjaan
Sheila Silvina