Iklan RBTV

Mitos Malam 1 Suro, Benarkah Arwah Leluhur Kembali ke Rumah, Begini Pandangan Jawa dan Islam

Mitos Malam 1 Suro, Benarkah Arwah Leluhur Kembali ke Rumah, Begini Pandangan Jawa dan Islam

Mitos Malam 1 Suro, Benarkah Arwah Leluhur Kembali ke Rumah, Begini Pandangan Jawa dan Islam--foto: rbtv.disway.id

NASIONAL, RBTVDISWAY.ID - Malam satu Suro sudah menjadi momen penting yang dilakukan setiap tahunnya karena dianggap mengandung nilai-nilai spiritual tinggi, terutama dalam budaya Jawa.

Untuk menyambut tahun baru dengan penuh harapan akan keberkahan, berbagai ritual khusus seperti Siraman, Jamasan, Tapa Bisu, Mubeng Benteng, dan lain-lain dilakukan di malam satu Suro.

BACA JUGA:Ayatollah Sayyid Ali Khamenei Peringati AS Tidak Ikut Campur atau Siap-siap Hancur

Di samping itu, terdapat beberapa mitos terkenal yang melingkupi malam satu Suro. Salah satunya bahwa arwah-arwah leluhur atau orang yang telah meninggal dipercaya akan pulang ke rumah-rumah keluarga mereka.

Lantas, apakah benar pernyataan ini atau sebatas mitos?

Mitos Arwah Leluhur Kembali ke Rumah Malam 1 Suro

Dilansir dari kanal YouTube @emadiary yang menjelaskan misteri mitos malam satu Suro menurut pandangan Jawa, ia mengatakan ada alasan mengapa masyarakat memilih untuk berdiam diri di rumah saat Malam Satu Suro tiba. 

BACA JUGA:Malam 1 Suro Bukan Hanya Tradisi dan Mitos, Ada Makanan yang Wajib Disajikan

Orang Jawa percaya bahwa pada malam satu suro ini banyak arwah keluarga yang sudah meninggal akan mengunjungi rumahnya.

Hal tersebut dipercaya dengan tujuan, sang arwah meminta didoakan oleh sanak keluarga. Hal ini biasa disebut dengan “tilik umah” atau artinya ”mengunjungi rumah”.

Pada malam 1 suro ini pun banyak orang-orang yang meminta pesugihan.

BACA JUGA:Anak Indigo Wajib Tahu! Ini Yang Terjadi Menjelang Malam Satu Suro, Salah Satunya Merasakan oleng

Tidak hanya pesugihan, mengenai harta kekayaan tetapi biasa juga perdagangan dan kesuksesan lainnya yang ditempuh melalui jalur kiri ini.

Bahkan ada yang lebih seram lagi, bahwa arwah para tumbal pesugihan pun dibebaskan karena hadiah sebagai bentuk pengabdian selama satu tahun.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: