Pasien Diduga Lambat Ditangani hingga Meninggal Dunia, Bupati Mukomuko Datangi RSUD
Bupati Mukomuko, Choirul Huda minta pelayanan di RSUD ditingkatkan.--
MUKOMUKO, RBTVCamkoha.com- Bupati Mukomuko, Choirul Huda, melakukan inspeksi mendadak ke RSUD Mukomuko, Sabtu (27/6).
Kedatangannya untuk menekankan pentingnya peningkatan mutu pelayanan secara menyeluruh di rumah sakit daerah tersebut.
Bupati menegaskan akan segera menindaklanjuti kekurangan yang ditemukan. Ia juga menyoroti sistem rujukan pasien yang harus memperhatikan keselamatan dan keterbukaan informasi ke keluarga.
“Yang jelas kami akan membenahi apa saja yang masih kurang di RSUD Mukomuko. Soal rujukan, sebelumnya kita pastikan kondisi pasien memang stabil untuk dibawa. Lalu komunikasi ke keluarga harus jelas, prosedurnya dijelaskan dengan baik. Kami ingin keluarga pasien merasa dimanusiakan selama proses penyembuhan,” kata Bupati Choirul Huda.
BACA JUGA:Begini Pengakuan Mengejutkan Yeyen Alias Cik Oboy, Tersangka Investasi Bodong
Sementara Direktur RSUD Mukomuko, Darmono, membenarkan seluruh prosedur medis sudah dijalankan sesuai standar. Namun ia mengakui masih ada persoalan di sisi komunikasi dengan keluarga pasien.
“Kalau secara prosedur untuk pasien sudah kami lakukan. Kami juga mengakui memang ada komunikasi yang belum bagus. Untuk dokter, jadwalnya sudah sesuai. Hanya saja terjadi miskomunikasi di lapangan,” ujar Darmono.
Kepala Dinas Kesehatan Mukomuko, Jajat Sudrajat, juga mengatakan RSUD merupakan UPTD di bawah Dinas Kesehatan. Untuk itu, pihaknya akan memperkuat fungsi pembinaan dan pengawasan.
“RSUD ini UPTD dari Dinas Kesehatan. Tugas kami adalah melakukan pengawasan dan pembinaan agar fungsi layanan di rumah sakit berjalan sebagaimana mestinya,” ungkap Jajat.
BACA JUGA:7 Tips Aman Investasi untuk Pemula agar Tidak Salah Langkah, Silakan Dipelajari
Sidak ini buntut dari keluhan keluarga Julian, warga Desa Air Berau, Kecamatan Pondok Suguh. Korban kecelakaan dan tidak sadarkan diri dibawa ke RSUD Mukomuko pada Kamis (25/6) lalu. Setelah dirawat di ICU, korban dinyatakan meninggal dunia pada Jumat 26/6/2026 sore.
Keluarga mempertanyakan lambatnya penanganan dan menyebut tidak ada visit dokter selama korban di ICU hingga meninggal.
Dwi Anggi Saputra
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

