Ini Informasi Masa Kontrak dan Cara Kerja Mitra Statistik BPS 2026, Semoga Lulus Seleksi
Banyak yang bertanya, berapa lama masa kontrak kerja mitra statistik bps 2026--
NASIONAL, RBTVDISWAY.ID - Banyak orang mendengar istilah Mitra Statistik dari Badan Pusat Statistik (BPS), tetapi tidak sedikit yang sebenarnya belum memahami bagaimana pola kerja, jangka waktu kontrak, hingga sistem pembayarannya.
Padahal profesi ini semakin populer dari tahun ke tahun, terutama di kalangan masyarakat yang ingin mencoba pengalaman bekerja di instansi pemerintah tanpa harus menjadi ASN.
Peran mitra sangat penting karena kualitas data nasional banyak bergantung pada kinerja mereka di lapangan.
Menjelang tahun 2026, berbagai kantor BPS di tingkat kabupaten/kota kembali membuka rekrutmen Mitra Statistik.
Kegiatan ini rutin dilakukan untuk mengisi kebutuhan tenaga lapangan, tenaga pengolahan data, hingga enumerator yang terlibat dalam berbagai survei maupun sensus.
BACA JUGA:Segini Besaran Gaji Pokok dan Keuntungan Lainnya Menjadi Mitra Statistik BPS 2026
Meskipun bukan bagian dari jalur PNS, PPPK, maupun honorer, keberadaan mitra menjadi tulang punggung dalam memastikan data statistik Indonesia tetap akurat dan terpercaya.
Berapa Lama Masa Kerja Mitra Statistik BPS?
Durasi kontrak mitra bersifat project based, namun umumnya berlangsung selama satu tahun penuh.
Untuk rekrutmen 2026, masa kerja biasanya dimulai dari Januari hingga Desember sesuai proyek yang dijalankan di masing-masing daerah.
Ketentuan ini selaras dengan pola kegiatan statistik BPS yang biasanya sudah direncanakan per tahun.
Sebelum bertugas, mitra wajib menandatangani Surat Perjanjian Kerja (SPK). Dokumen ini menjelaskan batasan kerja, standar operasional, hak, kewajiban, mekanisme evaluasi, hingga besaran honorarium. SPK menjadi dasar hukum bagi kedua pihak sehingga keseluruhan proses kerja berjalan tertib dan jelas.
BACA JUGA:Tanpa Download PDF, Ini Kumpulan Contoh Soal Tes Kompetensi Mitra Statistik BPS 2026
Di dalamnya juga terdapat aturan mengenai kerahasiaan data, karena mitra akan berhadapan dengan banyak informasi sensitif yang tidak boleh dibocorkan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


