Apakah DC Shopee Boleh Merampas Barang Milik Debitur Galbay? Begini Penjelasannya
Banyak yang bertanya apakah DC lapangan boleh merampas barang?--
NASIONAL, RBTVDISWAY.ID – Debt collector (DC) adalah salah satu profesi yang banyak ditakuti nasabah, terutama bagi mereka yang gagal bayar (Galbay).
Jika selama ini banyak yang berpikir jika melakukan pinjaman atau kredit barang di Shopee aman-aman saja meskipun mengalami telat bayar, maka itu pemikiran yang salah!
Shopee adalah salah satu aplikasi berbelanja terbesar, sehingga akan sangat wajar jika memiliki tindakan yang tegas terhadap debiturnya yang gagal bayar atau telat bayar pada fitur Shopee Pinjam (SPinjam) dan Shope PayLater (SpayLater).
Namun DC yang diturunkan ke lapangan untuk melakukan penagihan juga memiliki aturan. Tidak bisa melakukan tindakan intimidasi termasuk juga melakukan penarikan barang secara paksa kepada debitur.
BACA JUGA:Catat! Lewat Jam Kerja Ini Jangan Terima DC Shopee Bertamu ke Rumah!
Hal ini karena penagihan utang adalah bersifat perdata dan tidak termasuk pidana. Namun, jika terjadi gagal bayar pada layanan pinjaman seperti SPayLater atau SPinjam, DC lapangan dapat mendatangi rumah pengguna untuk melakukan menagih.
Sementara jika pengguna tidak membayar, maka akan ada denda keterlambatan dan penalti lain seperti pembatasan akses fitur di aplikasi.
Tanggung Jawab DC Shopee
DC Shopee memiliki tanggung jawab di lapangan terhadap perusahaan, berikut diantaranya:
- DC Shopee berwenang menagih utang ke alamat peminjam yang tertera di data.
- Penagihan dilakukan sebagai upaya terakhir setelah penagihan digital tidak berhasil.
- DC tidak memiliki hak untuk merampas barang secara paksa karena hal tersebut melanggar hukum.
Konsekuensi Gagal Bayar Bagi Debitur
Bagi debitur yang mengalami keterlambatan membayar utang, maka akan ada denda keterlambatan yang akan dibebankan kepada debiturnya, yakni sebesar 5% per bulan untuk SPayLater.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


