Azan Jumat Perdana di Balai Raya Semarak Bengkulu
Azan Jumat perdana di Balai Raya Semarak Bengkulu --
Kehadiran Helmi Hasan sebagai Gubernur Bengkulu menandai babak baru dalam riwayat gedung ini. Di bawah kepemimpinannya, aura "angker" yang lama melekat pada ruang-ruang terlantar perlahan sirna.
Bukan dengan renovasi megah yang menguras anggaran, melainkan dengan niat sederhana: mengembalikan fungsi pada ruang yang terbengkalai.
Area parkir mobil yang selama ini hanya menampung kendaraan dan kerap dibiarkan kosong, disulap menjadi tempat ibadah yang kemudian dinamai Masjid Manar Al Hidayah.
BACA JUGA:Ajukan Kredit BNI Fleksi Rp 50 dan Rp 100 Juta, Ini Ciri-ciri Pengajuan Disetujui
Ketika ditanya wartawan mengenai motif di balik pendirian masjid ini, Gubernur Helmi Hasan menjawab dengan lugas, khas gaya kepemimpinannya yang blak-blakan.
"Kita sedang efisiensi. Karena ruangan ini tidak berfungsi, maka kita jadikan fungsi masjid, insya Allah," kata Gubernur.
Pernyataan itu bukan sekadar kebijakan tata ruang. Ia adalah cerminan kepemimpinan yang menempatkan kemaslahatan, efisiensi, dan nilai spiritual dalam satu tarikan napas. Tanpa protes, tanpa gembar-gembor, ruang parkir yang angker telah berubah menjadi musala yang sejuk oleh AC tapi hangat dengan cahaya lampu dan iman.
BACA JUGA:Tim Tabur Kejati Bengkulu Tangkap Buronan Lolik Eriadi Setelah 4 Tahun Menghilang
Jumat Perdana yang Mengukir Sejarah
Jumat perdana di Masjid Manar Al Hidayah tercatat sebagai momen yang menggenapkan kekosongan ibadah selama puluhan tahun. Lebih dari 80 jamaah dari berbagai OPD dan karyawan perkantoran di sekitar Balai Raya Semarak hadir memenuhi shaf. Wajah-wajah mereka membawa rasa haru yang tak terucapkan.
Shalat Jumat diimami oleh Buya Kamra, seorang ulama kharismatik Bengkulu. Khatib Ustadz Saeed Kamyabi, sosok yang dikenal setia mendampingi Helmi Hasan sejak masa kepemimpinannya sebagai Wali Kota Bengkulu. Dalam khutbahnya, Ustaz Saeed menyampaikan pesan yang menggugah.
"Alhamdulillah, berkah Ramadan dan bukti peningkatan di bulan Syawal, kini telah bertambah satu lagi masjid di Provinsi Bengkulu, mari kita syukuri," tutur Ustadz Saeed.
BACA JUGA:SD Negeri 16 Kota Bengkulu Siap Unjuk Bakat Siswa di Karnaval Batik Internasional 2026
Kalimat itu disambut dengan ‘amin’ yang menggema di ruangan yang dulu hanya mengenal suara deru dan asap knalpot.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:



