Sikat Gigi yang Kita Pakai Ternyata Mempercepat Terjadinya Kiamat
Sikat gigi salah satu penyebab terjadinya kiamat--
Lalu, bila asumsi pergantian itu rutin terjadi maka setiap orang akan menggunakan sekitar 280 sampai 300 sikat gigi sampai berusia 75 tahun. Jumlah tersebut belum dikalikan dengan jumlah manusia di bumi.
BACA JUGA:Pertamax Green 92 Gantikan Pertalite Tahun 2024, Ini Keunggulannya
Berdasarkan laporan National Geographic, jumlah sampah sikat gigi di Amerika Serikat (AS) yang berpenduduk 331 juta jiwa setara dengan empat lilitan bumi dalam setahun.
Menurut Haeckels, perusahaan yang memproduksi barang ramah lingkungan di Inggris, ada sekitar 264 juta sikat gigi yang dibuang karena lewat batas pakai. Kalkulasi ini belum termasuk model sikat gigi listrik yang terdapat baterai yang tidak ramah lingkungan.
Serupa dengan plastik, sikat gigi pun baru bisa terurai setelah 200-700 tahun. Selama itu, Massachusetts Institute of Technology mengatakan bahwa plastik akan mengeluarkan gas rumah kaca. Jika berada di laut, plastik dapat mematikan kehidupan zooplankton yang memiliki peran untuk menyerap karbon.
"Sangat sulit untuk menemukan opsi sikat bebas plastik. Plastik biodegradable tidak selalu lebih baik untuk bumi daripada plastik yang lebih tradisional," tulis jurnalis Alejandra Borunda di National Geographic.
Sementara itu, kajian ilmiah lainnya ada 12 hal yang menyebabkan terjadinya kiamat.Hal ini diungkap para ilmuwan yang tergabung dalam Future of Humanity Institute Oxford University dan Global Challenges Foundation.
BACA JUGA:Pertalite Dihilangkan Tahun Depan, Ini Jenis BBM Penggantinya
Dari serangkaian penelitian dan studi, para ilmuan ini merumuskan 12 hal yang bisa mengakibatkan kiamat.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


