Iklan RBTV

Selamat! Direktur Utama BRI Terpilih Jadi Ketua Umum PERBANAS Periode 2024–2028

Selamat! Direktur Utama BRI Terpilih Jadi Ketua Umum PERBANAS Periode 2024–2028

Ketua Umum PERBANAS Periode 2024–2028--

Ia juga menambahkan bahwa pondasi kuat yang telah dibangun oleh kepengurusan sebelumnya akan menjadi landasan kokoh bagi PERBANAS dalam menjalankan peran strategisnya sebagai katalis pertumbuhan ekonomi nasional.

Hery Gunardi merupakan bankir multidimensi yang telah memiliki rekam jejak yang panjang di industri perbankan nasional dan telah membentang selama 34 tahun.

BACA JUGA:Jelang Pantukhir, Tinggal 120 Peserta Calon Paskibraka 2025 Kabupaten Seluma yang Bersaing

Karir Hery dimulai di Bank Bapindo (1991), berlanjut sebagai anggota tim merger pendirian Bank Mandiri (1998-1999), hingga menjadi pengambil keputusan penting di bank plat merah tersebut.

Ia turut membidangi kelahiran PT AXA Mandiri Financial Services (AMFS), perusahaan asuransi joint venture antara Bank Mandiri dan AXA Group Perancis.

Pria kelahiran Bengkulu ini memiliki pengalaman di berbagai posisi strategis.

BACA JUGA:Lagunya Bikin Candu, Rupanya Ini Arti Lagu Stecu yang Lagi Viral

Ia menjabat sebagai Department Head Bank Assurance sekaligus Direktur PMO Pendirian AMFS (2002- 2003), Direktur AMFS (2003- 2006), dan kemudian kembali ke Bank Mandiri menangani Wealth Management sebagai SVP (2006-2008) sambil tetap menjadi Komisaris Utama AMFS.

Di Bank Mandiri, karir Hery terus menanjak. Ia menjabat berbagai posisi direktur, termasuk Direktur Micro & Retail Banking (2013), Direktur Micro & Business Banking, Consumer Banking, Distributions, hingga Consumer & Retail Transaction.

Puncaknya, Ia menjadi Wakil Direktur Utama dan akhirnya Plt. Direktur Utama Bank Mandiri (2020).

BACA JUGA:Pendangkalan Alur Pelabuhan Pulau Baai, Pelindo Sebagai Pengelola Pelabuhan akan Dievaluasi

Maret 2020 menjadi momentum penting saat Hery mendapat tugas mengawal merger tiga bank syariah milik Himbara (BRISyariah, Bank Syariah Mandiri dan BNI Syariah) menjadi PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI).

Wacana merger tersebut sebenarnya telah digagas sejak Masterplan Arsitektur Keuangan Syariah Indonesia (2015) dan pada 1 Februari 2021, BSI resmi lahir.

Selama menjadi Direktur Utama BSI, Hery mampu membawa bank syariah terbesar di Indonesia tersebut bertransformasi dengan catatan kinerja yang cemerlang.

BACA JUGA:Rohidin Mersyah CS Akan Jalani Sidang di Bengkulu, Dijadwalkan Tanggal 21 April 2025 ini

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: