Kenapa Pelaku Pembunahan 2 Bocah Tega Berbuat Begitu? Apa Motifnya?
Alfatiha..Abiyu dan Arjuna yang dinyatakan hilang sejak 15 April 2025 ternyata telah meninggal dunia--
Tragis dan sangat disayangkan, ternyata kedua anak ini telah dibunuh. Pelakunya seorang remaja berinisial PU usia 17 tahun yang merupakan tetangga korban sendiri.
BACA JUGA:Arjuna dan Abiyu Tewas, Rumah Terduga Pelaku Dijaga Ketat
Bagaimana kasus ini berhasil diungkap pihak Polresta Bengkulu? Begini kronologi pengungkapannya.
Terungkapnya kasus ini bermula dari penemuan mayat di dalam karung di perairan Muara Jenggalu pada Minggu (20/4).
Mayat itu memang tidak bisa dikenali lagi lantaran kondisinya. Ketika itu mayat di dalam karung itu dibawa pihak kepolisian ke Rumah Sakit Bhayangkara Kota Bengkulu untuk diautopsi.
Di dalam karung memang tidak ditemukan apapun selain mayat. Namun pihak kepolisian tetap meneliti setiap hal dari penemuan mayat ini.
Rupanya ada tulisa pada karung itu. Tulisan ini lah pintu awal terkuaknya kasus ini. Pada karung itu ada tulisan IBRAHIM TANJUNG BENGKULU.
Seperti biasanya, memang acap kali kita menemukan tulisan pada karung. Biasanya untuk pengiriman barang atau untuk hal lainnya.
BACA JUGA:Polisi Amankan Pelaku, Dua Mayat Dalam Karung Diduga Arjuna dan Abiyu
Tulisan IBRAHIM TANJUNG BENGKULU itu menjadi hal lain bagi pihak kepolisian yang sedang berusaha mengungkap identitas mayat dalam karung yang ditemukan di Muara Jenggalu.
Dari penelurusan pihak kepolisian, akhirnya tulisan IBRAHIM TANJUNG BENGKULU itu mengarah ke rumah pelaku PU yang merupakan tetangga korban sendiri.
Senin malam (21/4) pihak kepolisian dari Polresta Bengkulu melakukan penggeledahan di rumah pelaku. Saat itu ternyata ditemukan karung lain di dalam rumah itu dengan tulisan yang sama IBRAHIM TANJUNG BENGKULU.
Dengan penemuan itu, semakin kuat dugaan polisi jika mayat yang ada di dalam karung yang ditemukan di Muara Jenggalu ada hubungannya dengan orang di dalam rumah pelaku.
Bersamaan pihak kepolisian sedang melakukan penggeledahan, ternyata anggota polisi yang sedang bekerja itu mencium bau tak sedap dari sekitar rumah terduga pelaku.
Curiga dengan bau itu, tim kemudian menelusuri di sekitar rumah pelaku untuk mencari tahu sumber bau tak sedap itu.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


