Iklan RBTV

Jangan Dikit-dikit Obat, Ini Ramuan Herbal yang Bisa Atasi Sakit Kepala Akibat Migrain

Jangan Dikit-dikit Obat, Ini Ramuan Herbal yang Bisa Atasi Sakit Kepala Akibat Migrain

Sembuhkan Migrain dengan ramuan herbal--

NASIONAL, RBTVDISWAY.ID - Migrain merupakan sakit kepala yang menimbulkan rasa berdenyut pada satu atau kedua sisi kepala. Meski sering kali dianggap sama dengan sakit kepala sebelah, kedua kondisi tersebut berbeda. 

Sebab, nyeri akibat sakit kepala sebelah biasanya terasa lebih tajam. Sementara migrain, menimbulkan nyeri yang berdenyut di salah satu sisi kepala dan bisa disertai mual, muntah, atau sensitif terhadap cahaya dan suara. 

Untuk itu, banyak yang mencari tahu apa saja obat migrain alami yang bisa meredakan gejala saat migrain melanda. 

Jenis obat alami migrain sebenarnya beragam, ada yang dikonsumsi dan ada pula yang dioles ke kulit. Selain mengurangi gejala, pengobatan ini juga bisa mempersingkat durasi migrain yang muncul. 

BACA JUGA:Karena Obesitas Keselamatan Anak Anda Terancam, Segera Lakukan Cara Ini Sebelum Terlambat

Berbagai Pilihan Obat Migrain Alami

Berikut ini adalah pilihan obat migrain alami yang dapat digunakan:

1. Jahe

Siapa yang masih asing dengan manfaat jahe? Jahe merupakan salah satu tanaman herbal yang kerap dijadikan sebagai bahan pengobatan alami, termasuk untuk gejala migrain. 

Jahe juga memiliki kandungan antiradang yang bisa menghilangkan rasa sakit di kepala, misalnya akibat serangan migrain.

2. Minyak peppermint

Ada juga minyak peppermint yang dikenal juga memiliki banyak manfaat, salah satunya menghilangkan mual yang sering mengiringi migrain. Wangi minyak peppermint yang menyegarkan juga dapat menenangkan sakit kepala akibat migrain.

Untuk menggunakannya sebagai obat migrain alami, campurkan terlebih dulu minyak peppermint dengan minyak pengencer, seperti minyak zaitun, lalu oleskan ke leher dan pelipis sambil diberi pijatan lembut. 

Namun, minyak peppermintjuga bisa menimbulkan efek samping, seperti dermatitis atopik pada anak atau gangguan kehamilan. Untuk itu, penggunaannya tidak dianjurkan untuk ibu hamil, ibu menyusui, dan anak berusia kurang dari 2 tahun. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: