Hasil Sidak Gas Melon di Kabupaten Mukomuko, Disperindag Cek 2 Lokasi
--
MUKOMUKO, RBTVCamkoha.com - Disperindagkop dan UKM Kabupaten MUKOMUKO melakukan sidak ke sejumlah pangkalan LPG alias gas melon di Kecamatan XIV Koto dan Lubuk Pinang.
Dari hasil pengecekan stok, alur distribusi, sampai harga jual ke warga, Kepala Disperindagkop dan UKM Mukomuko, Syafriadi, mengatakan bahwa masyarakat masih membeli LPG 3 kg seseuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang sudah ditetapkan, yaitu Rp 25 ribu per tabung.
“Berdasarkan data di lapangan setelah kami cek dan konfirmasi langsung ke masyarakat, mereka membeli sesuai dengan harga HET. Jadi untuk harga masih aman,” ujar Syafriadi.
BACA JUGA:Kejati Kaltim Borgol Pejabat Kementerian ESDM dan 1 Orang Pihak Swasta
Adapun untuk kuota gas di Kabupaten mukomuko masih sesuai data yang diberikan oleh pihak Pertamina.
"Kalau untuk stok saat ini, Kabupaten Mukomuko mendapatkan kurang lebih mencapai 4.500 kilo liter dalam setahun. Sedangkan di pangkalan yang kita datangi semua pendistribusian sesuai dengan yang dikirim oleh pihak Pertamina dan agen sebanyak 80 hingga 130 tabung per minggu di setiap pangkalan yang ditemui," jelas Syafriadi.
BACA JUGA:Harga TBS Masih Acakadul: Wagub Mian Warning Pabrik Sawit 'Bandel' Terima Konsekuensi
Namun, ada catatan penting di Kecamatan XIV Koto. Jumlah pangkalan di sana masih terbilang kurang, sehingga distribusi belum bisa menjangkau semua wilayah.
“Namun di Kecamatan XIV Koto terdapat kekurangan pangkalan sehingga semua tidak bisa tercover. Ke depan Disperindag akan menyurati agen untuk menambah pangkalan di wilayah-wilayah yang terjadi kelangkaan,” tambahnya.
Sementara itu, Camat XIV Koto Andrianto membenarkan kondisi yang ada saat ini. Pihaknya meminta warga bersabar sambil menunggu penambahan titik pangkalan.
“Memang di beberapa desa warga agak susah dapat gas melon. Kami dari pihak kecamatan sudah koordinasi dengan Disperindag biar agen cepat tambah pangkalan. Mudah-mudahan ke depan distribusinya lebih merata,”ungkap Andrianto.
BACA JUGA:Dari Tanah Suci, Gubernur Helmi Hasan Sampaikan Kabar Gembira untuk ASN dan P3K
Dengan kurangnya pangakalan yang ada di Kecamatan XIV Koto, hal ini bisa dikatakan penyebab dari sulitnya mendapatkan gas melon saat ini.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

