Iklan RBTV Dalam Berita

Misteri Harta Karun 6.000 Ton Emas Peninggalan Jepang Terkubur di Bumi Indonesia

Misteri Harta Karun 6.000 Ton Emas Peninggalan Jepang Terkubur di Bumi Indonesia

Misteri harta karun emas peninggalan Jepang di Indonesia--

NASIONAL, RBTVDISWAY.ID – Salah satu misteri besar yang belum terungkap di Indonesia, kabar 6.000 ton emas peninggalan Jepang yang masih terkubur di Bumi Indonesia.  

Rumor yang beredar, 6.000 ton emas itu peninggalan Jepang dalam Perang Dunia II. Dari berbagai informasi ini, sejak puluhan tahun terakhir sudah banyak orang yang mencoba mencari keberadaannya namun belum ada yang berhasil.

Dari beberapa sumber diketahui jika 6.000 ton emas itu milik seorang pejabat Jepang ketika itu yang bernama Yamashita. Emas-emas itu diperolehnya dari rampasan di wilayah Asia Tenggara yang memang banyak dijajah Jepang.

BACA JUGA:Prediksi Nilai SNBP Unib Tahun 2025, Begini Cara Mudah Diterima Kuliah di Unib

Dalam penelusuran para ahli, nama Yamashita merujuk pada seorang jenderal yakni Jenderal Yamashita Tomoyuki, seorang perwira tinggi yang dijuluki Harimau Malaya.

Berdasarkan cerita yang beredar, pada 23 Februari 1946, pengadilan militer Amerika Serikat di Filipina mengeksekusi mati Jenderal Tomoyuki Yamashita. 

Dia dihukum gantung dengan tuduhan melakukan kejahatan perang selama perang Dunia II. 

BACA JUGA:Selamat! Saldo DANA Gratis Rp 250 Ribu Hari Ini Masuk ke Akunmu, Berikut Langkah-langkahnya

Saat itu ada sekitar 30 ribu tentara Jepang berhasil menawan 130 ribu tentara Inggris, India dan Australia. Sepanjang sejarah, inilah rekor terbanyak tentara Inggris menyerah. 

Dalam peperangan ini, Jenderal Yamashita dikatakan tidak hanya mendapat perintah dari Kaisar Jepang untuk menduduki wilayah Asia Tenggara. Dia juga diperintahkan untuk mengumpulkan emas sebanyak mungkin dari wilayah-wilayah yang telah diduduki.

Emas-emas hasil rampasan itu kemudian diserahkan kepada organisasi khusus bernama Kin No Yuri atau Bunga Lili Emas. 

Organisasi ini diketuai Pangeran Yasuhito yang merupakan saudara dari Kaisar Hirohito.

Oleh organisasi Kin No Yuri, emas hasil rampasan tersebut dikumpulkan di Filipina. Kemudian dari Filipina, emas baru dibawa ke Jepang dengan menggunakan kapal laut. 

BACA JUGA:Tabel Angsuran KUR BTN 2025, Ajukan Pinjaman Rp 25 Juta Cicilannya Ringan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: