Iklan RBTV Dalam Berita

Segera Cek Pencairan Bansos PKH dan BPNT Maret 2025, Siapkan KTP

Segera Cek Pencairan Bansos PKH dan BPNT Maret 2025, Siapkan KTP

Pencairan Bansos PKH dan BPNT Maret 2025--

NASIONAL, RBTVDISWAY.ID - Dalam upaya membantu masyarakat yang membutuhkan, pemerintah Indonesia terus menyalurkan bantuan sosial atau bansos setiap tahunnya, termasuk melalui Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

Kedua bantuan sosial tersebut merupakan kabar yang paling dinantikan oleh Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

BACA JUGA:Sepele tapi Bisa Fatal, Ini Penyebab Gagal Upgrade DANA ke Premium Lengkap Cara Mengatasinya

Pada dasarnya, Bansos adalah salah satu bentuk intervensi dari pemerintah atau lembaga sosial untuk membantu masyarakat yang kurang mampu atau yang terdampak situasi tertentu, seperti bencana alam, krisis ekonomi, atau pandemi. 

Apalagi menjelang lebaran 2025, pemerintah mencairkan sejumlah bantuan sosial untuk meringankan beban masyarakat jelang hari raya.

BACA JUGA:Setelah Kalahkan Bahrain, Ini Lawan Indonesia Selanjutnya, Ada Peluang Menyalip Arab Saudi

Pada tahun 2025, pencairan bansos PKH dan BPNT dilakukan secara bertahap sepanjang tahun, termasuk pada bulan Maret, bertepatan dengan persiapan menyambut Idul Fitri yang diperkirakan jatuh pada awal April nanti.

Berikut informasi mengenai pencairan ke dua bansos Maret 2025:

A. Pencairan Bansos PKH

Pemerintah sudah mulai menyalurkan bantuan sosial PKH di bulan suci Ramadan ini dan pencairan terakhir pada 27 Maret 2025.

Pencairan ini dilakukan menjelang cuti bersama Idul Fitri 2025, untuk memastikan dana bantuan sampai kepada penerima sebelum libur panjang dimulai pada 28 Maret 2025.

Bantuan PKH tahap pertama tahun 2025 diberikan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang telah terverifikasi pada November dan Desember 2024.

Nominal yang diterima berkisar antara Rp225.000 hingga Rp600.000, tergantung pada komponen yang dimiliki oleh masing-masing KPM.

Pencairan ini dilakukan secara bertahap, dengan sebagian besar KPM melaporkan saldo yang masuk ke rekening mereka.

BACA JUGA:Setelah Kalahkan Bahrain, Ini Lawan Indonesia Selanjutnya, Ada Peluang Menyalip Arab Saudi

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: