3 Cara Sendawa Menurut Islam, Pelankan Suara dan Jangan Mendongak ke Atas
Tidak boleh sembarangan, bersendawa juga ada adabnya.--
“Ada orang yang bersendawa di dekat Nabi SAW. Kemudian Nabi SAW berkata, ‘Tahan sendawamu di hadapan kami. Karena orang yang paling sering kenyang di dunia, maka paling lama laparnya kelak di hari Kiamat.”
Kedua, tidak mendongak ke atas. Pada saat seseorang bersendawa, maka sebaiknya tidak melihat atau mendongak ke atas.
Hal ini sebagaimana disebutkan oleh Imam al-Ghazali dalam kitab Ihya’ Ulumiddin berikut;
“Jika seseorang bersendawa, maka sebaiknya jangan mengangkat kepalanya ke atas meskipun karenanya mengakibatkan serbannya jatuh.”
Ketiga, membaca hamdalah setelah bersendawa. Lafadznya sebagai berikut;
“Segala puji bagi Allah atas semua keadaan.”
BACA JUGA:Waktu-waktu Ini Dilarang Tidur Menurut Islam, jika Dilanggar Bisa Seperti Orang Gila
Doa ini berdasarkan sebuah riwayat yang disebutkan oleh Sayid Abdurrahman bin Muhammad dalam kitabnya Bughyatul Mustarsyidin berikut;
“Terdapat keterangan bahwa orang yang bersin atau sendawa dan kemudian mengucapkan kalimat, ‘Alhamdulillahi ‘ala kulli halin,’ maka Allah menghilangkan darinya 70 penyakit. Dan penyakit paling ringan adalah kusta.”
Demikian adab yang harus kita lakukan sebagai umat muslim saat kita hendak bersendawa. Jadi jangan sembarangan melakukannya ya, karena segala sesuatu tindakan kita itu ada etika atau attitudenya.
Rendra Aditya
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


