Jika Palestina Merdeka, Hari Kiamat, Benarkah Demikian?
Tanda kiamat tidak lama lagi--
Kemudian, meletuslah Perang Salib pertama yang terjadi pada 1095 M yang menjadikan Yerusalem akhirnya berhasil ditaklukkan oleh Tentara Salib pada 1099 M.
BACA JUGA:Menahan Buang Air Kecil dan Kentut saat Sholat, Sah atau Tidak?
Kemudian, Tentara Salib memasuki Kota Yerusalem lalu membantai banyak orang Yahudi dan Islam. Pada masa ini, Yerusalem berada di bawah kekuasaan Tentara Salib.
Seorang tokoh yang menyatukan wilayah-wilayah Muslim di bawah kekuasaannya pun muncul. Ia Salahuddin Al Ayyubi, pendiri Dinasti Ayyubiyah yang juga merupakan seseorang yang bertempur dengan Tentara Salib dan memenangkan Pertempuran Hattin pada 1187.
Bersama pasukan Muslim, ia menaklukkan banyak wilayah milik Tentara Salib, termasuk Yerusalem yang berhasil direbut kembali pada 1187 setelah melakukan pengepungan yang membuat pasukan Kristen menyerahkan kota tersebut.
Kekhawatiran yang Melemahkan Perjuangan
Jika umat Islam mengingat sejarah perjalanan pembebasan Palestina di atas, maka berarti Palestina telah berhasil dibebaskan oleh umat Islam selama dua kali.
Lalu, jika dikorelasikan dengan hadits sebelumnya mengenai tanda kiamat, itu artinya bukankah kiamat seharusnya sudah terjadi sejak pembebasan Baitul Maqdis saat itu? Namun, menafsirkan hadits pun tidaklah semudah kita cukup membaca secara literal saja.
Ingat kembali dengan Q.S. Al-A’raf ayat 187 yang mana Allah telah menegaskan dengan firman-Nya, bahwa pengetahuan tentang kiamat hanya ada pada Allah.
Nabi Muhammad saja tidak mengetahui kapan terjadinya peristiwa besar tersebut, melainkan hanya diberitahukan tanda-tanda yang akan mengiringi terjadinya.
Bahkan, tanda-tanda tersebut sudah terjadi semasa Nabi Muhammad hidup dan terus berlanjut hingga sekarang. Namun, tidak ada yang dapat memastikan apakah pembebasan Baitul Maqdis di Palestina untuk saat ini adalah puncak tanda terjadinya hari kiamat atau bukan. Yang pasti adalah hanya Allah yang mengetahui ketetapan waktunya.
Putri Nurhidayati
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


