Busa Hitam Misterius Bikin Heboh Warga di Subang, Fenomena Apa Itu?
Fenomena aneh--
NASIONAL, RBTV.DISWAY.ID - Saat ini, ada banyak fenomena yang sejatinya lebih aneh dari apa yang manusia bisa bayangkan. Bahkan, terkadang terasa tak masuk akal logika.
Walaupun begitu, fenomena tersebut tetap memiliki sisi menakjubkan, membuat orang-orang percaya bahwa Bumi memiliki kekuatan ajaib.
BACA JUGA:Geger Hujan Katak di Brazil, tapi Apakah Aman Kalau Dimakan? Begini Penjelasan Ilmiahnya
Terbaru, sebuah fenomena menggemparkan warga Subang, Jawa Barat. Gumpalan busa berwarna hitam tampak beterbangan di udara sebelum akhirnya jatuh ke area persawahan.
Video kejadian itu menyebar cepat di media sosial dan memancing rasa penasaran publik. Banyak yang menduga itu awan jatuh, tapi tak sedikit pula yang curiga benda tersebut berasal dari limbah berbahaya.
Terlebih, warga yang berada di lokasi mengaku mencium bau menyengat seperti septictank, membuat suasana semakin mencekam.
Dalam video yang beredar, gumpalan hitam itu terlihat seperti busa tebal yang perlahan melayang dan menggulung di atas permukaan sawah.
BACA JUGA:Pengakuan Mengejutkan dari Megawati Hangestri, Bongkar Alasan Dirinya Hengkang dari Manisa BBSK
Beberepa warga sempat mencoba mendekat, namun langsung mundur karena aromanya yang tidak sedap.
“Baunya kuat banget, kayak limbah atau got,” ujar salah seorang warga dalam rekaman yang kini sudah ditonton ribuan kali.
Menanggapi viralnya fenomena tersebut, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) segera memberikan klarifikasi.
Kepala Stasiun Geofisika Bandung, Teguh Rahayu, memastikan bahwa fenomena itu bukanlah kejadian alam atau proses cuaca.
“Fenomena ini tidak terkait dengan awan maupun aktivitas atmosfer. Secara ilmiah, awan terbentuk dari kondensasi uap air di atmosfer yang bisa terdeteksi lewat citra satelit dan radar cuaca,” jelasnya dalam pernyataan resmi, Rabu (29/10/2025).
BACA JUGA:Geger Hujan Katak di Brazil, Benarkah Kena Kencing Katak Bisa Bikin Mata Buta?
Menurut BMKG, pada tanggal kejadian, cuaca di wilayah Subang relatif normal. Tidak ada indikasi terbentuknya awan rendah atau anomali atmosfer yang bisa menyebabkan gumpalan seperti itu.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


