Bupati Seluma Ingatkan PPPK Jangan 'DEDENGGANG', Evaluasi Kinerja Dilakukan Sebulan Sekali
Bupati Teddy ingatkan PPPK untuk bekerja maksimal.--
SELUMA, RBTVDISWAY.ID - Momen apel akbar pada Senin pagi (5/1) yang diikuti ribuan ASN menjadi catatan penting, baik bagi PNS maupun tenaga PPPK di lingkungan Pemerintah Kabupaten Seluma.
Hal ini diungkapkan Bupati Seluma Teddy Rahman yang menerima banyak laporan para kepala OPD, bahwa banyak tenaga PPPK yang menjadi 'dedenggang' atau banyak gaya. Bahkan ada yang tidak lagi menurut perintah atasannya sejak menerima SK.
Selain itu, Bupati Seluma Teddy Rahman berharap tidak ada lagi PNS yang kerjanya bergantung kepada tenaga honorer.
Terlebih sejak per 31 Desember 2025 lalu, sebanyak 1.900 orang tenaga honorer sudah dirumahkan semuanya.
BACA JUGA:Bupati Seluma Marah Besar, Ada ASN Ketahuan Merokok saat Apel Akbar, Langsung Kena SP 1
"Ini sudah banyak laporan saya terima, PNS selama ini banyak yang tergantung kepada tenaga honorer terus apa kerja bapak ibu, laksanakan sesuai dengan tugas dan fungsinya. Terus adalagi PPPK sejak terima SK sudah banyak gaya, tidak mau menyapu lagi, tidak mau antar surat lagi, atau tidak mau membersihkan toilet lagi, baru terima SK saja sudah banyak gaya," ucap Bupati Teddy Rahman.
Bupati Teddy Rahman juga memastikan evaluasi kinerja PPPK dilakukan setiap sebulan sekali dari setiap kepala OPD.
BACA JUGA:Viral, Judges Indonesian Idol 2026 'Dirujak' Nitizen Gara-gara Arijit Singh
Evaluasi kinerja PPPK dilakukan sebulan sekali tersebut, agar bisa langsung dilakukan pemberhentian sekaligus mengurangi beban APBD.
Hal ini dikarenakan 30 persen TPP PNS Seluma yang terpotong, dananya digunakan untuk membayar gaji PPPK.
"Jadi tidak usah banyak gaya, ingat bapak ibu, TPP bapak ibu itu dipotong 30 persen untuk membayar gaji para PPPK ini, jadi kalau kerjanya sudah banyak gaya, langsung kita berhentikan saja dari pada jadi beban APBD, gampang kan," tandasnya.
(Hari Adiyono)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


