Update Data DTSEN, 1.432 KK di Bengkulu Utara Masuk Usulan Pemutakhiran Data Bansos
--
BENGKULU UTARA, RBTV.DISWAY.ID - Proses pembaruan Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional atau DTSEN di Kabupaten BENGKULU UTARA terus berjalan aktif dan berkelanjutan.
Sejak akhir 2025 hingga awal tahun 2026, tercatat sebanyak 1.432 kepala keluarga atau setara 4.351 jiwa yang masuk dalam usulan pemutakhiran data.
BACA JUGA:Rupanya, Ini Alasan Kuat Kenapa Nama Thailand Diganti Jadi Tailan
Pembaruan data tersebut melalui layanan jemput bola DTSEN keliling, serta musyawarah langsung di tingkat desa, kelurahan dan kecamatan.
Kepala Bidang Penanganan Fakir Miskin Dinas Sosial Bengkulu Utara, Affrianto menyampaikan, selama periode pembaruan data tersebut, sejumlah desa dan kelurahan mengajukan usulan penerimaan bantuan sosial kepada dinas sosial.
Dari total 215 desa dan 5 kelurahan di bengkulu utara, setidaknya 18 desa telah mengajukan usulan program bantuan sosial.
BACA JUGA:Harga Antam Sentuh Rp 3 Juta, Saat yang Tepat untuk Borong Emas atau Jual?
Usulan tersebut meliputi Program Keluarga Harapan atau PKH, dengan jumlah 172 keluarga penerima manfaat.
Program bantuan sembako dengan total usulan 317 keluarga penerima manfaat. Serta program Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan atau PBIJK dengan jumlah usulan sebanyak 999 jiwa.
Selain itu, terkait pembaruan data tingkat kesejahteraan keluarga atau desil, dinas sosial juga mencatat sebanyak 19 desa dan kelurahan telah mengajukan pembaruan data ke BPS.
BACA JUGA:6 Manfaat Daun Sirih, Bisa Menyembuhkan Luka dan Mencegah Kanker
Total terdapat 298 kepala keluarga atau setara 796 jiwa, yang masuk dalam usulan pembaruan data desil. Langkah ini dilakukan sebagai upaya menyesuaikan data kesejahteraan dengan kondisi riil masyarakat di lapangan.
Data tersebut selanjutnya akan disampaikan ke kementerian sosial, dan menjadi dasar dalam penentuan kebijakan, serta penyaluran program bantuan sosial ke depannya.
“Di Januari 2026 mengalami peningkatan, setidaknya 18 desa telah mengajukan usulan program bantuan sosial,” ujar Kabid PFM Dinsos Bengkulu Utara, Affrianto.
BACA JUGA:Harga Antam Sentuh Rp 3 Juta, Saat yang Tepat untuk Borong Emas atau Jual?
Novan Alqadri
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


