Jet Tempur F-15 Amerika Serikat Berhasil Ditembak Jatuh, Irak dan Kuwait Ribut
Jet tempur Amerika Serikat yang berhasil ditembak jatuh--
INTERNASIONAL, RBTVCamkoha.com – Perhatian dunia sedang tertuju ke timur tengah. Peperangan yang melibatkan beberapa negara belum berakhir.
Lebih mengkhawatirkan, dalam beberapa hari terakhir Iran meningkatkan serangan dengan tujuan Israel yang merupakan setuku Amerika Serikat.
Menariknya, tidak hanya wilayah Israel yang dibombardir Iran. Salah satu jet tempur milik Amerika Serikat F-15 juta berhasil ditembak jatuh.
Namun pasca jet tempur ini ditembak jatuh, Pemerintah Iran menyampaikan protes setelah mengetahui penjelasan otoritas Kuwait mengenai jatuhnya tiga jet tempur F-15 Amerika Serikat.
Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi mengatakan negaranya akan mengirimkan nota protes resmi kepada pemerintah Kuwait terkait klaim mengenai penembakan jatuh tiga jet itu.
BACA JUGA:AS-Israel Serang Iran, Bagaimana Nasib 58.873 Jamaah Umrah Indonesia?
Pernyataan tersebut muncul setelah pengumuman militer AS jika sistem pertahanan udara Kuwait, yang merupakan buatan Amerika, secara tidak sengaja mencegat dan menembak jatuh tiga jet tempur AS tersebut pada Minggu malam lalu.
Dilansir media Iran, Press TV, Selasa (3/3/2026), dalam perkembangan terkait, Pangkalan Pertahanan Udara Khatam Al-Anbiya Iran mengatakan pada hari Senin (2/3), bahwa Angkatan Bersenjata Iran telah menembak jatuh sebuah jet tempur F-15 canggih AS di dekat perbatasan dengan Kuwait.
Ini penembakan jatuh jet tempur Amerika Serikat pertama dalam 27 tahun terakhir.
Berbicara kepada jaringan berita IRIB tentang insiden tersebut, Araghchi menuntut transparansi mengenai narasi Kuwait tersebut.
"Jika klaim itu benar bahwa pesawat-pesawat ini ditembak jatuh oleh pertahanan Kuwait, Kuwait harus menjawab apa yang dilakukan pesawat-pesawat ini di sana sejak awal," kata menteri Iran tersebut.
Araghchi juga mengejek keandalan teknis perangkat keras militer Barat tersebut, menekankan ironi sistem Amerika yang menargetkan pesawat mereka sendiri.
"Mereka mengklaim memiliki teknologi militer yang unggul, namun mereka mengalami kegagalan operasional berulang kali... Sistem mereka sendiri mengenai pesawat mereka sendiri? Ini mempertanyakan prestise mereka," cetus Menlu Iran itu.
BACA JUGA:Imbauan Tunda Keberangkatan Umrah dari Kemenhaj, Dampak Perang AS-Israel vs Iran
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


