Jika Palestina Merdeka, Hari Kiamat, Benarkah Demikian?
Tanda kiamat tidak lama lagi--
NASIONAL, RBTVCamkoha.com - Entah sejak kapan kalian mulai merasa ketakutan tibanya kiamat, apakah semenjak munculkan spekulasi yang menyebutkan jika Palestina akan Merdeka?
Bahkan, banyak masyarakat yang dibimbangkan antara meneruskan perjuangan kemerdekaan Palestina atau memilih berhenti saja karena khawatir akan terjadi kiamat.
Ketakutan ini bukan tanpa alasan, anggapan ini kemungkinan besar datang dari sebuah hadits mengenai tanda menjelang kiamat yang salah satunya adalah dibebaskannya Baitul Maqdis yang kini terletak di tanah Palestina. Hadits tersebut berbunyi:
Dari ‘Auf bin Malik R.A. ia berkata, “Aku bertemu Nabi Muhammad SAW, saat terjadi perang Tabuk ketika sedang berada di tenda terbuat dari kulit yang disamak. Nabi bersabda, ‘Hitunglah enam perkara yang akan muncul menjelang Kiamat. Kematianku, dibebaskannya Baitul Maqdis, kematian masal yang menimpa kalian bagaikan penyakit yang menyerang kambing sehingga mati, melimpahnya harta kekayaan hingga seseorang diberi seratus dinar namun tetap murka, muncul fitnah sehingga tidak ada satupun rumah orang Arab melainkan akan dimasukinya, dan perjanjian antara kalian dengan Bani Al-Ashfar, lalu mereka mengkhianati perjanjian kemudian mereka datang membawa 80 panji, setiap panji membawahi 12.000 tentara.” (HR Bukhari).
Lantas apakah korelasi hadits tersebut dengan kiamat jika Palestina merdeka pada masa kini?
BACA JUGA:Tanda-tanda Malam Lailatul Qadar Ramadan 2026 dan Kapan Terjadinya
Palestina Pernah Merdeka dalam Sejarah
Berdasarkan catatan sejarah, sebelum orang Yahudi datang ke Kota Yerusalem dan membangun kehidupan, tanah Palestina telah lebih dulu ditinggali oleh suku Kanaan dari bangsa Arab selama 6.000 tahun.
Wilayah ini bahkan telah dibangun sejak 2.100 tahun sebelum diutusnya Nabi Ibrahim dan 2.700 tahun sebelum diutusnya Nabi Musa yang ajaran Tauratnya dijadikan sebagai sumber keagamaan Yahudi. Orang-orang Yahudi Bani Israel baru datang ke tanah Palestina sejak masa Nabi Ya’qub.
Tanah Palestina memang sering diperebutkan oleh banyak kekuasaan karena di sana terdapat bangunan suci dari beberapa agama, mulai dari Islam, Yahudi, dan Kristen.
Bahkan, sejak 63 SM – 636 M, tanah Palestina telah dikuasai oleh Kerajaan Romawi sampai terjadinya Perang Yarmuk (636 M) antara pasukan Muslim dengan tentara Romawi Timur yang kemudian dimenangkan oleh pasukan Muslim.
Inilah awal ekspansi kekhalifahan Islam ke luar Semenanjung Arab, terutama Yerusalem yang menjadi tujuan terpenting.
Penaklukan Yerusalem diawali dengan permintaan gencatan senjata damai dari penduduk kota, yang dipimpin oleh Patriark Sophronius, kepada Umar bin Khattab, setelah pasukan Muslim mengepung kota tersebut selama enam bulan sejak 636 M.
Umar bin Khattab pun datang ke Yerusalem untuk membuka kunci gerbang bagi umat Islam dengan menerapkan prinsip toleransi. Selama periode inilah Yerusalem berada di bawah kekuasaan umat Islam.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


