Musim Kemarau 2026, Ini Daerah yang Rawan Kekeringan dan Cara Menghemat Air
Daerah apa saja yang rawan kekeringan saat musim kemarau?--
NASIONAL, RBTVCamkoha.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat untuk bersiap menghadapi musim kemarau 2026. Tahun ini diperkirakan musim kemarau akan berlangsung lebih kering dibanding biasanya.
Disampaikan Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, Indonesia berpotensi mengalami fenomena El Nino pada tahun 2026, ini juga diperkuat oleh rilis Organisasi Meteorologi Dunia (WMO) pada 2 Juni 2026.
El Nino dan musim kemarau merupakan dua fenomena yang berbeda. Namun ketika kedua kondisi tersebut terjadi bersamaan, curah hujan di sejumlah wilayah Indonesia bisa berkurang drastis, akibatnya risiko kekeringan, kekurangan air bersih, hingga kebakaran hutan dan lahan dapat meningkat.
BACA JUGA:Manfaat Luar Biasa Lengkuas untuk Obati Panu, Begini Cara Mengolahnya
Beberapa daerah yang diperkirakan perlu meningkatkan kewaspadaan antara lain:
- Jawa
Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Tengah, dan Jawa Timur menjadi wilayah dengan tingkat kewaspadaan tinggi terhadap kekeringan. Beberapa daerah seperti Gunungkidul dan Kulonprogo termasuk yang berpotensi mengalami keterbatasan pasokan air karena curah hujan yang rendah.
- Nusa Tenggara
Nusa Tenggara Timur (NTT) menjadi salah satu wilayah yang hampir setiap tahun menghadapi musim kemarau Panjang. Kondisi ini membuat sebagian masyarakat harus berjuang mendapatkan air bersih, terutama di daerah yang memiliki sumber air terbatas.
- Sumatera dan Kalimantan
Sejumlah wilayah seperti Sumatera Selatan, Lampung, Bangka Belitung, Riau, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Tengah juga diperkirakan berisiko mengalami kekeringan. Selain berkurangnya ketersediaan air, wilayah ini juga perlu mewaspadai meningkatnya potensi kebakaran hutan dan lahan.
BACA JUGA:Terbukti Ampuh, Ini 5 Cara Menghilangkan Kebiasaan Ngorok saat Tidur
Agar dampak kekeringan dapat diminimalkan, masyarakat dapat melakukan beberapa langkah berikut:
1. Gunakan air seperlunya
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

