Iklan RBTV

Prediksi Harga Emas Agustus 2026 Diperkirakan Bergerak Fluktuatif

Prediksi Harga Emas Agustus 2026 Diperkirakan Bergerak Fluktuatif

--

NASIONAL, RBTVCamkoha.com - Harga emas di Indonesia pada Agustus 2026 diperkirakan masih bergerak naik turun.

Pergerakan harga emas dunia yang belum sepenuhnya stabil menjadi salah satu faktor yang membuat harga logam mulia sulit diprediksi secara pasti.

Sejumlah analis mulai memangkas proyeksi harga emas global untuk tahun ini.

Peluang emas untuk kembali naik dalam jangka panjang masih terbuka, karena itu penting bagi para investor perlu melihat pergerakan harga emas secara lebih luas dan tidak hanya terpaku pada perubahan harga dalam beberapa hari.

BACA JUGA:Daftar Uang Kuno Paling Mahal di Dunia yang Paling Dicari Kolektor

Berdasarkan survei Reuters terhadap 29 analis dan trader yang dipublikasikan pada 28 Juli 2026, rata-rata proyeksi harga emas dunia sepanjang 2026 berada di level 4.509 dolar AS per troy ons.

Proyeksi ini turun sekitar 8,3 persen atau 407 dolar AS dibanding perkiraan tiga bulan sebelumnya yang mencapai 4.916 dolar AS per troy ons.

Penurunan proyeksi tersebut menjadi revisi turun pertama dalam 11 kuartal atau sejak akhir 2023, namun hal tersebut belum menunjukkan bahwa tren kenaikan emas dalam jangka panjang telah berakhir.

Sebelumnya, harga emas dunia sempat mencatat rekor tertinggi sepanjang masa di level 5.595 dolar AS per troy ons pada Januari 2026. Setelah itu, harga terkoreksi cukup dalam dan turun sekitar 22 persen pada kuartal II. 

Salah satu pemicunya adalah konflik AS-Iran yang mendorong kenaikan harga energi, meningkatkan tekanan inflasi, serta memunculkan kembali ekspektasi kenaikan suku bunga.

BACA JUGA:Gadai 1 Gram Emas Perhiasan, Segini Uang yang Didapati dari Pegadaian

Di tengah kondisi tersebut, permintaan emas secara global masih cukup kuat. Laporan World Gold Council menunjukkan permintaan emas dunia pada kuartal II 2026 mencapai 1.269 ton, relatif stabil dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. 

Sementara itu, sepanjang kuartal I 2026, permintaan emas naik 2 persen secara tahunan menjadi sekitar 2.522 ton dengan nilai mencapai 380 miliar dolar AS.

Indonesia juga menunjukkan minat yang cukup besar terhadap emas, permintaan investasi emas batangan dan koin di Indonesia pada kuartal II 2026 tercatat naik 40 persen secara tahunan menjadi 14,5 ton.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: