Hubungan Bupati Kaur Gusril Pausi dengan Dian Putri Bungsu Sales PT CMC
Frank, Koordinator Militan Gusril--
KAUR, RBTVCamkoha.com - Salah satu orang kepercayaan Bupati Kaur Gusril Pausi bernama Frank, menjelaskan dan meluruskan hubungan antara Bupati dengan sales PT CMC Dian Putri Bungsu.
Frank menyampaikan jika kedekatan Bupati dengan Dian selaku sales PT CMC harus diluruskan, karena adanya isu miring terkait pembahasan soal proyek di Kabupaten Kaur.
Isu liar itu berkembang pasca Dian menjadi saksi dalam sidang yang menjerat Bupati Rejang Lebong non aktif M. Fikri Thobari di Pengadilan Negeri Bengkulu pada hari Kamis, 27 Agustus 2026.
BACA JUGA:5 OPD Pemkab Mukomuko Bandel, Perintah Bupati Masih Dilanggar
Kesaksian Dian di Persidangan
Dihadapan majelis hakim yang menyidangkan perkara Bupati Rejang Lebong non aktif M. Fikri Thobari dan Kadis PUPRPKP Rejang Lebong, Hari Eko Purnomo, saksi Dian Putri Bungsu menyebut adanya pemberian fee alias komisi.
Kata Dian ada fee sebesar Rp 600 ribu per unit dari pengadaan 200 unit septik tank di Dinas PU Kabupaten Kaur tahun anggaran 2025 dengan nilai proyek sebesar Rp 1,1 miliar.
Uang fee tersebut diberikan secara tunai kepada PPTK berinisial A-Z di pinggir jalan di wilayah Kota Bengkulu.
Selain itu, sales PT Cahaya Mas Cemerlang (CMC) ini juga mengatakan ada komitmen fee sebesar 13 hingga 20 persen pada proyek insinerator tahun 2025 di Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kaur dengan nilai anggaran sebesar Rp 1 miliar.
Bahkan, Dian juga mengungkap terdapat pemberian komitmen fee sebesar 18 persen dari nilai kontrak pada proyek pembangunan IPAL RS Pratama Tahun 2024 di Dinas Kesehatan Kabupaten Kaur berdasarkan arahan PPTK berinisial J-I.
BACA JUGA:Antisipasi Hujan dan Terik, Walikota Dedy Wahyudi Rancang Tenda Portable di Pemakaman
Pernyataan Koordinator Militan Gusril
Dari keterangan di persidangan ini akhirnya muncul isu liar bahwa sales PT CMC ini mendapatkan proyek di Kabupaten Kaur dengan pola mendekati Bupati.
Hal inilah yang dibantah oleh Frank selaku orang terdekat Bupati Gusril Pausi.
Koordinator Militan Gusril ini langsung mengonfirmasi kepada Bupati dan orang nomor satu di Kabupaten Kaur itu menjawab bahwa Dian sudah bisa bertemu dengannya, tapi tidak pernah membahas soal proyek.
Penuturan Gusril kepada Frank, Dian merupakan anak dari Arifin Daud yang merupakan pimpinannya semasa dirinya masih berstatus sebagai ASN di Pemerintah Kota Bengkulu dan saat itu Dian masih duduk di bangku SMP.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

