Air Rebusan Beras Aman untuk Bayi? Aman Asalkan Mengikuti Ketentuan dan Cara Penyajiannya Berikut
Apakah air tajin aman dikonsumsi bayi? Banyak yang masih ragu--
NASIONAL, RBTVDISWAY.ID – Usia bayi masih sangat sensitif dan perlu perhatian khusus terhadap apa saja yang dikonsumsinya. Baiknya, usia bayi masih hanya mendapatkan makan dari sang ibu yakni ASI.
Namun banyak orang tua zaman dahulu yang tidak bisa memberikan ASI dengan baik dan tidak memiliki cukup uang untuk membeli susu khusus bayi malah memberikan bayi mereka minuman tradisional seperti air tajin.
Namun meski mengandung nutrisi, gizi yang terdapat pada air tajin tidak sebaik ASI atau susu susu formula, sehingga tidak bisa mencukupi kebutuhan nutrisi harian untuk bayi.
BACA JUGA:Pelaku Usaha yang Berencana Ajukan KUR BSI 2025, Siapkan Syarat dan Simak Angsuran Berikut
Air tajin juga tidak dianjurkan untuk diberikan kepada bayi baru lahir atau yang belum genap berusia 6 bulan. Pasalnya, bayi di usia ini hanya membutuhkan ASI atau susu formula sebagai asupan makanan dan minumannya.
Jika diberikan air tajin yang nilai gizinya lebih sedikit dari ASI atau susu formula, bayi bisa berisiko mengalami kekurangan gizi. Jadi, sahabat Camoha tidak perlu memberikan cairan tambahan kepada bayi, seperti air tajin atau air putih. Apalagi jika bayi belum bisa mengonsumsi makanan padat atau MPASI.
Selain itu juga proses pembuatan air tajin juga belum tentu terjamin kebersihannya. Penggunaan peralatan atau air yang tidak bersih bisa dengan mudah terkontaminasi kuman atau bahan kimia berbahaya. Ini juga menjadi salah satu alasan mengapa air tajin tidak perlu terlalu sering diberikan.
Lantas apakah boleh bayi minum air tajin? Pemberian air tajin sebagai makanan atau minuman tambahan untuk bayi bukanlah hal yang dilarang.
Ibu bisa memberikan air tajin saat bayi sudah menginjak usia lebih dari 6 bulan atau sudah mendapatkan makanan pendamping ASI atau MPASI.
Karena pada usia ini sistem pencernaan bayi lebih siap untuk mendapatkan cairan selain ASI atau susu formula. Selain itu, air tajin yang diberikan harus benar-benar bersih dan matang.
Studi menyebutkan bahwa pemberian air tajin pada bayi memiliki manfaat sebagai pengganti cairan tubuh saat ia mengalami dehidrasi akibat diare atau muntaber.
Cara Membuat Air Tajin
Untuk mendapatkan air tajin yang bersih dan sehat agar manfaatnya dapat terasa, berikut ini adalah cara yang bisa diikuti:
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


