Berdasarkan data dari laman Transfermarkt, Ma Ning sudah memimpin 354 pertandingan resmi sepanjang kariernya.
Dari total itu, ia tercatat mngluarkan 1.488 kartu kuning, 47 kartu merah, dan 51 kartu merah langsung, serta 117 kali menunjuk titik putih alias penalti.
Angka tersebutmenunjukkan bahwa Ma Ning bukan tipe wasit yang ragu-ragu. Ia dikenal disiplin, berani, dan tak segan menghukum pemain yang dianggap melanggar aturan.
Kebanyakan pengalamannya datang dari kompetisi Chinese Super League (CSL), di mana ia sudah mengawasi lebih dari 200 pertandingan.
Selain itu, pada babak Kualifikasi Piala Dunia 2026, Ma Ning sudah memimpin tujuh laga dengan catatan 30 kartu kuning dan dua kartu merah langsung.
Pernah Jadi Pusat Kontroversi
Namanya sepamnpat menjadi sorotan tajam pada Final Piala Asia 2023 antara Qatar vs Yordania.
Dalam laga tersebut, Ma Ning memberikan tiga penalti untuk Qatar, yang akhirnya mmbawa tuan rumah menang 3-1. Keputusan itu memicu perdebatan di kalangan penggemar dan media internasional.
Sebagian menganggap Ma Ning terlalu keras dan berpihak, namun sebagian lainnya menilai keputusan itu benar secara teknis. Dari situ, reputasinya sebagai wasit yang “berani ambil keputusan sulit” semakin dikenal di dunia sepak bola Asia.
BACA JUGA:Pinjaman KUR Mandiri Bulan Oktober, Ini Tabel Lengkap Angsuran untuk Pinjaman Rp 10-100 Juta
Tim Perwasitan untuk Laga Indonesia vs Irak
Dalam laga Indonesia kontra Irak nanti, Ma Ning tidak akan bekerja sendirian. Ia akan dibantu oleh sesama wasit asal Cina dan Thailand yang berpengalaman:
- Asisten Wasit 1: Zhou Fei (Cina)
- Asisten Wasit 2: Zhang Shang (Cina)
- Wasit Keempat: Shen Yan Hu (Cina)