Dalam hadis tersebut dikatakan jika ada salah satu diantara kita yang ingin makan, maka hendaknya kita menyebut nama Allah terlebih dahulu di awal dengan mengucapkan Bismillah.
Namun, jika kita lupa untuk membaca Bismillah sebelum makan, maka kita bisa membaca lafaz ‘Bismillahi fii awwalihi wa akhirihi’ yang berarti ‘dengan menyebut nama Allah pada awal dan akhir (aku makan)’.
4. Makan atau Minum Menggunakan Tangan Kanan
Kita pasti sudah terbiasa dengan makan atau minum dengan menggunakan tangan kanan. Tapi sesungguhnya, menggunakan tangan kanan ini masuk dalam adab makan dan minum yang diajarkan oleh Rasulullah.
Seperti yang kita ketahui, Rasulullah memang selalu melakukan kegiatan apapun dengan tangan kanan, termasuk ketika makan dan minum.
Hal ini dilakukan agar tidak meniru perilaku setan yang sering menggunakan tangan kirinya.
Bahkan, diriwayatkan oleh Muslim dari Abdullah bin Umar, Rasulullah pernah bersabda jika ada salah seorang dari kita yang makan, maka hendaknya menggunakan tangan kanannya untuk makan dan minum. Karena sesungguhnya, setan akan makan dan minum dengan tangan kiri.
Namun berdasarkan pernyataan dari Syaikh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin, jika kita memiliki uzur atau halangan dalam menggunakan tangan kanan, maka itu tidak apa-apa.
Tetapi, jika kita masih bisa menggunakan tangan kanan kita, maka hendaknya kita mengikuti ajaran Rasulullah tersebut.
BACA JUGA:Waktu-waktu Ini Dilarang Tidur Menurut Islam, jika Dilanggar Bisa Seperti Orang Gila
5. Usahakan Tidak Sambil Berdiri
Adab makan dan minum yang selanjutnya adalah tidak makan dan minum sambil berdiri.
Sebab, ini tidak sesuai dengan ajaran Rasulullah. Bahkan, dalam sebuah hadis dari Anas bin Malik yang diriwayatkan oleh Muslim, dikatakan jika Rasulullah pernah menyebutkan jika makan sambil berdiri itu adalah perbuatan yang buruk dan keji.
Adanya larangan makan sambil berdiri ini tentu bukan tanpa alasan. Banyak hikmah yang dapat kita ambil dari larangan ini, salah satunya adalah adanya etika dan sopan santun yang terkandung dalam penerapan adab ini.
Selain itu, jika kita makan dan minum sambil berdiri, maka akan menyebabkan naiknya asam lambung ke kerongkongan. Sehingga, dapat mengakibatkan iritasi pada sel-sel kerongkongan.
Adapun kita dianjurkan untuk makan dalam posisi duduk tawadhu. Posisi ini adalah posisi saat kita duduk di atas punggung kaki atau di atas kedua lutut.