Sebab, Allah sangat menyukai seseorang yang memiliki sikap tawadhu dalam hal apapun, tak terkecuali saat makan dan minum.
6. Tidak Meniup Minuman atau Makanan yang Panas
Dalam adab yang diajarkan, sebaiknya tidak meniup makanan atau minuman yang masih panas. Kamu bisa menggunakan kipas untuk mendinginkannya dengan mengipasinya.
Rasulullah juga pernah bersabda yang diriwayatkan oleh Bukhari, yang berbunyi jika kita minum maka janganlah bernafas di dalam gelas.
Dan ketika sedang buang hajat, maka janganlah untuk menyentuh kemaluan dengan menggunakan tangan kanan.
Adapun alasan dari dilarangnya meniup makanan dan minuman ini telah dibuktikan secara ilmiah melalui beberapa penelitian.
Salah satunya menyebutkan jika kita meniup makanan, maka udara yang keluar melalui hembusan nafas tersebut merupakan udara yang rusak karena penuh dengan zat karbon dioksida yang tidak baik untuk tubuh.
Maka dari itu, akibat yang ditimbulkan dari meniup makanan atau minuman ini adalah terpaparnya makanan dengan bakteri helicobacter pylori yang biasanya menyebar melalui pernafasan.
Bakteri ini cukup berbahaya karena dapat mengakibatkan penderitanya mengalami peradangan pada lapisan lambung dan berujung pada penyakit tukak lambung.
7. Tidak Makan atau Minum Secara Berlebihan
Islam tidak mengajarkan untuk melakukan sesuatu secara berlebihan, termasuk ketika makan atau minum.
Sebab, sifat yang berlebihan ini pun tidak membawa hal yang positif. Melainkan lebih banyak mudharat atau hal negatif yang merugikan.
Tak hanya itu, Allah juga tidak menyukai umat-Nya yang berlebihan dalam makanan. Jadi, ambillah makanan secukupnya dan jangan mengambil makanan melebihi dari apa yang biasa kita makan.
Pasalnya, jika mengambil makanan secara berlebihan, maka makanan tersebut akan menjadi mubazir karena boros dan terbuang sia-siang. Sedangkan, perbuatan yang boros adalah teman dari setan.
Aturan tentang tata cara makan dan minum yang tidak berlebihan ini bahkan diatur dalam Al-Qur’an surah Al-A’raaf pada ayat ke-31.
Ayat tersebut berisi perintah agar makan dan minum dengan tidak berlebihan karena sesungguhnya Allah tidak menyukai orang yang berbuat berlebih-lebihan.