Antiinflamasi adalah zat yang dapat mengurangi peradangan atau infeksi pada tubuh. Mengkonsumsi makanan sehat yang mengandung antiinflamasi seperti sayuran dan buah-buahan, dapat membantu melawan peradangan kronis.
Daun kelor memiliki kandungan isotiosianat, yaitu zat anti peradangan untuk membantu mengurangi peradangan pada tubuh. Tahukah kamu, antiinflamasi baik untuk kesehatan wanita, sebab zat ini dapat mengurangi risiko terkena kanker payudara.
4. Memelihara fungsi dan kesehatan otak
Manfaat daun kelor ini terjadi karena kandungan antioksidan pada daun. Kandungan tersebut bekerja dengan menurunkan risiko tubuh dari ancaman penyakit Parkinson dan Alzheimer seiring dengan berjalannya waktu.
5. Mengontrol tekanan darah
Faktanya, salah satu kandungan daun kelor adalah kalium, yang mana mampu mengontrol tekanan darah dalam tubuh. Tak hanya itu, nutrisi tersebut juga efektif menjaga tekanan darah tetap stabil, sehingga risiko hipertensi pun bisa dicegah.
Selain itu, cari tahu juga apa saja herbal lain yang efektif untuk mengontrol tekanan darah
6. Membantu menghambat perkembangan sel kanker
Selain itu, ekstrak kulit batang dan daun kelor yang mengandung antioksidan efektif membantu menghambat pertumbuhan sel-sel kanker pada tubuh.
Jenisnya, termasuk kanker usus besar, pankreas, dan payudara.
Mengkonsumsi ekstrak daun kelor secara rutin dapat mencegah pertumbuhan sel kanker dalam tubuh. Salah satu kandungan dalam daun kelor, yaitu niazimicin.
Ini merupakan senyawa bioaktif yang dapat menekan perkembangan sel kanker. Meski begitu, masih membutuhkan studi lebih lanjut terkait khasiat daun kelor dengan penyakit kanker.
BACA JUGA:Apa Sebenarnya Terjadi, Kenapa Orang Koma Bisa Menangis?
7. Meningkatkan gairah seksual
Penurunan gairah seksual adalah gangguan yang muncul karena peningkatan hormon stres (kortisol).
Guna mengatasi hal itu, fungsi daun kelor bekerja sebagai afrodisiak. Artinya, mampu meningkatkan mood positif dan melancarkan aliran darah.