Cengkeh yang mengandung eugenol juga merupakan sumber antioksidan yang kuat bagi tubuh. Senyawa antioksidan ini dapat membantu tubuh untuk melawan radikal bebas, yang merusak sel-sel dan dapat menyebabkan penyakit.
3. Mencegah bisul dalam perut
Sebagian besar bisul disebabkan oleh penipisan lapisan lendir yang melindungi lapisan perut. Nah, cengkeh dapat membantu melindungi perut dari bisul.
Dalam sebuah studi yang pernah dilakukan sebelumnya, menunjukkan jika cengkeh dapat mengentalkan lendir pada lapisan perut, yang pada akhirnya membantu menurunkan risiko terkena bisul serta menyembuhkan bisul yang ada.
BACA JUGA:Begini Cara Mengolah Merica Supaya Bisa Mendapatkan 6 Manfaat Kesehatannya
4. Mengurangi peradangan
Cengkeh termasuk senyawa yang terkait dengan sifat anti-inflamasi. Eugenol adalah kandungan senyawa yang terbukti mengurangi respons peradangan dalam tubuh, mengurangi risiko penyakit seperti radang sendi dan membantu mengelola gejala peradangan.
5. Peningkatan fungsi hati
Eugenol yang ditemukan dalam cengkeh dapat membantu mengurangi tanda-tanda sirosis hati dan penyakit hati berlemak. Tidak hanya itu, cengkeh juga dapat meningkatkan fungsi hati sehingga bekerja lebih baik.
6. Meningkatkan kesehatan hati
Cengkeh juga dapat meningkatkan fungsi hati serta mengurangi stres oksidatif. Namun, konsumsi minyak cengkeh yang berlebihan juga tidak direkomendasikan karena dapat memberikan efek yang kurang baik terhadap kesehatan.
7. Meningkatkan kesehatan tulang
Massa tulang rendah dapat menyebabkan masalah osteoporosis yang dapat memicu risiko patah tulang. Beberapa senyawa dalam cengkeh telah terbukti membantu menjaga massa tulang.
8. Membantu melawan bakteri
Cengkeh terbukti memiliki sifat antimikroba, yang berarti dapat membantu menghentikan pertumbuhan mikroorganisme seperti bakteri.
Minyak esensial cengkeh dapat membunuh tiga jenis bakteri umum, termasuk E. coli, yang merupakan jenis bakteri yang dapat menyebabkan keracunan makanan.